Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, memahami berbagai jenis teks merupakan hal yang fundamental, salah satunya adalah teks deskripsi. Tujuan teks deskripsi memegang peranan vital dalam komunikasi tertulis karena berfungsi untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai suatu objek, tempat, atau peristiwa. Tanpa pemahaman yang baik mengenai tujuan dan struktur penulisan ini, pembaca mungkin akan kesulitan memvisualisasikan apa yang sedang disampaikan oleh penulis. Artikel ini akan mengupas tuntas segala hal mengenai teks deskripsi, mulai dari tujuan utamanya, karakteristik, hingga strukturnya yang baku.
Sebelum melangkah lebih jauh membahas tujuannya, penting untuk memahami definisinya terlebih dahulu. Teks deskripsi adalah sebuah paragraf atau tulisan yang gagasan utamanya disampaikan dengan cara menggambarkan secara jelas objek, tempat, atau peristiwa yang sedang menjadi topik kepada pembaca. Penulis berupaya memindahkan kesan-kesan, hasil pengamatan, dan perasaannya kepada pembaca.
Kata 'deskripsi' sendiri berasal dari bahasa Latin describere yang berarti menggambarkan atau memberikan suatu hal. Dalam konteks jurnalistik maupun sastra, teks ini menjadi jembatan visualisasi antara penulis dan pembaca. Dengan kata lain, teks ini adalah alat untuk 'melukis' menggunakan kata-kata.
Setiap teks ditulis dengan misi tertentu. Tujuan teks deskripsi yang paling utama adalah merinci atau menggambarkan objek dari sudut pandang penulis agar pembaca dapat merasakan, melihat, dan mendengar objek yang dipaparkan secara detail. Berikut adalah penjabaran tujuan utamanya:
Agar dapat membedakannya dengan jenis teks lain seperti eksposisi atau narasi, teks deskripsi memiliki karakteristik khusus. Berikut adalah ciri-ciri yang wajib Anda ketahui:
Seperti yang telah disinggung dalam poin tujuan, teks ini sangat bergantung pada penggunaan indra. Penulis akan menggunakan kata-kata yang merangsang imajinasi pembaca, seperti 'harum semerbak', 'tekstur kasar', 'warna keemasan', atau 'suara gemericik air'.
Penggambaran dalam teks ini sangat spesifik. Hal-hal yang biasanya dideskripsikan meliputi bentuk, warna, ukuran, hingga kepribadian (jika objeknya adalah manusia atau hewan). Penggunaan kata sifat (adjektiva) sangat dominan di sini.
Isi teks deskripsi sering kali memuat pendapat personal penulis terhadap objek. Misalnya, ketika mendeskripsikan 'Pantai Kuta', penulis mungkin menambahkan kesan kekaguman atau ketenangan yang dirasakannya, yang membuat teks tersebut subjektif namun tetap deskriptif.
Untuk membangun sebuah tulisan deskripsi yang koheren dan mudah dipahami, penulis harus mengikuti struktur yang sistematis. Dalam kurikulum Bahasa Indonesia, struktur teks deskripsi dibagi menjadi tiga bagian utama:
Bagian ini merupakan tahap awal pengenalan. Penulis menentukan identitas objek yang akan dideskripsikan. Ini bisa berupa nama objek, lokasi, sejarah lahirnya, atau makna nama tersebut. Tujuannya adalah memberikan gambaran umum sebelum masuk ke detail.
Ini adalah inti dari tulisan. Pada bagian ini, penulis melakukan pengklasifikasian atau perincian objek berdasarkan tanggapan subjektif penulis. Deskripsi bagian memerinci objek menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Contohnya, jika mendeskripsikan sekolah, bagian ini akan membahas ruang kelas, halaman, kantin, dan perpustakaan secara mendetail.
Bagian penutup ini bersifat opsional, namun sangat disarankan. Di sini, penulis menyimpulkan apa yang telah dibahas atau menegaskan kembali kesan umum terhadap objek tersebut. Bagian ini memberikan penekanan emosional terakhir kepada pembaca.
Selain memahami tujuan teks deskripsi dan strukturnya, aspek kebahasaan juga menjadi kunci keberhasilan penulisan. Teks deskripsi yang baik biasanya menggunakan kaidah berikut:
Berdasarkan cara penyampaian dan objeknya, teks deskripsi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis:
Memahami tujuan teks deskripsi beserta elemen-elemen pendukungnya sangatlah penting bagi siapa saja yang ingin menulis dengan baik. Kemampuan mendeskripsikan sesuatu secara rinci tidak hanya berguna dalam pelajaran bahasa, tetapi juga dalam komunikasi profesional, jurnalisme, dan penulisan kreatif. Dengan deskripsi yang kuat, sebuah tulisan tidak akan terasa kering, melainkan menjadi hidup dan mampu menggerakkan imajinasi pembaca.
Memahami apa itu deskripsi secara lengkap, mulai dari pengertian menurut ahli, tujuan, ciri-ciri, struktur, hingga langkah menulisnya. Simak penjelasannya di sini.
Panduan lengkap cara membuat teks deskripsi yang memikat! Pelajari langkah demi langkah menulis deskripsi efektif, contoh, & tips SEO. Klik sekarang!
Pelajari pengertian teks deskripsi, strukturnya yang khas, dan contoh aplikatifnya. Kuasai teknik menulis deskripsi detail dan hidup!
Apa itu teks deskripsi, struktur, jenis paragraf, konjungsi, kosakata serapan, serta kohesi dan koherensi? Berikut uraiannya.
Teks deskripsi adalah salah satu jenis teks yang sering digunakan dalam penulisan, baik itu untuk keperluan akademis, konten digital, hingga deskripsi produk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved