Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM pelaksanaan ibadah salat, terdapat berbagai gerakan dan bacaan yang wajib maupun sunnah untuk dilafalkan dengan benar agar salat menjadi sah dan sempurna. Salah satu bacaan yang sering diulang dalam setiap rakaat adalah kalimat sami allahu liman hamidah. Kalimat ini diucapkan pada saat gerakan I'tidal, yaitu bangkit dari ruku' menuju posisi berdiri tegak (bagi yang mampu). Memahami makna, lafal yang tepat, serta doa lanjutannya merupakan hal krusial bagi setiap muslim dalam upaya meningkatkan kekhusyukan ibadah.
Secara bahasa, kalimat sami allahu liman hamidah (Tasmi') memiliki makna yang sangat mendalam. Kalimat ini bukan sekadar penanda perpindahan gerakan, melainkan sebuah penegasan tauhid dan harapan seorang hamba.
Arti dari kalimat tersebut adalah: "Allah Maha Mendengar orang yang memuji-Nya."
Ketika seorang imam atau orang yang salat sendirian (munfarid) mengucapkan kalimat ini, ia sedang meyakini bahwa Allah SWT senantiasa mendengar segala puji-pujian yang dipanjatkan oleh hamba-Nya. Hal ini mengajarkan kita untuk senantiasa menghadirkan hati (hudhurul qalb) saat memuji Allah, karena setiap pujian tersebut langsung didengar dan diterima oleh Sang Pencipta.
Bagi Anda yang ingin memperbaiki pelafalan atau makhraj hurufnya, berikut adalah penulisan Arab yang benar beserta transliterasi latinnya. Sangat dianjurkan untuk membaca sesuai dengan kaidah tajwid yang benar.
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
Latin: Sami'allahu liman hamidah.
Bacaan ini disunnahkan untuk dikeraskan (jahar) oleh Imam agar makmum mendengar perpindahan gerakan, namun dibaca pelan (sirr) oleh makmum dan orang yang salat sendirian.
Setelah bangkit dari ruku' dan berdiri tegak sempurna (tumakninah), umat Islam dianjurkan untuk membaca doa I'tidal atau bacaan Tahmid. Ada beberapa variasi bacaan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, mulai dari yang pendek hingga yang panjang. Berikut adalah rinciannya:
Ini adalah bacaan yang paling umum dan mudah dihafal. Bacaan ini merupakan jawaban atas kalimat Tasmi' sebelumnya.
رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ
Latin: Rabbana lakal hamdu.
Artinya: "Ya Tuhan kami, bagi-Mu lah segala puji."
Untuk mendapatkan keutamaan yang lebih besar, disarankan membaca versi yang lebih lengkap sebagaimana diriwayatkan dalam hadis Bukhari. Doa ini mengandung pujian yang berlimpah dan penuh berkah.
رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ، حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ
Latin: Rabbana wa lakal hamdu, hamdan katsiran thayyiban mubarakan fihi.
Artinya: "Ya Tuhan kami, bagi-Mu lah segala puji, pujian yang banyak, yang baik, dan yang diberkahi di dalamnya."
Terdapat juga doa I'tidal yang lebih panjang dan sering dibaca oleh Rasulullah SAW, khususnya dalam salat-salat sunnah atau ketika beliau salat sendiri:
رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ
Latin: Rabbana lakal hamdu mil’as samawati wa mil’al ardhi wa mil’a ma syi’ta min syai’in ba’du.
Artinya: "Ya Tuhan kami, bagi-Mu lah segala puji, sepenuh langit dan sepenuh bumi, dan sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki sesudah itu."
Memahami hukum membaca sami allahu liman hamidah dan Rabbana lakal hamdu penting agar kita dapat menempatkan bacaan sesuai posisinya. Para ulama memiliki sedikit perbedaan pendapat mengenai detailnya, namun secara umum dapat dirangkum sebagai berikut:
Salah satu kesalahan yang sering terjadi dalam salat adalah terburu-buru saat melakukan I'tidal. Banyak orang yang baru saja bangkit dari ruku', belum sempat berdiri tegak sempurna, lalu langsung sujud. Padahal, I'tidal adalah rukun salat yang wajib dilakukan dengan tumakninah (tenang sejenak).
Rasulullah SAW pernah menegur seseorang yang salatnya terburu-buru (dikenal dengan hadis al-musi'u shalatuh). Beliau memerintahkan orang tersebut mengulang salatnya hingga ia melakukannya dengan tenang. Posisi I'tidal yang benar adalah:
Dalam Al-Qur'an, Allah SWT senantiasa memerintahkan hamba-Nya untuk mendirikan salat dengan benar. Perintah untuk memuji Allah ini juga sejalan dengan ayat-ayat pujian yang terdapat dalam Surat Al-Fatihah, di mana kita memulai salat dengan Alhamdulillahi rabbil 'alamin (Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam).
Terdapat sebuah kisah menarik mengenai keutamaan doa I'tidal. Dalam sebuah hadis riwayat Imam Bukhari, dikisahkan ada seorang sahabat nabi yang membaca doa "Rabbana wa lakal hamdu, hamdan katsiran thayyiban mubarakan fihi" saat I'tidal.
Selesai salat, Rasulullah SAW bertanya, "Siapa yang tadi mengucapkan kalimat tersebut?" Sahabat itu menjawab dengan takut-takut. Namun, Rasulullah SAW justru bersabda:
"Aku melihat lebih dari tiga puluh malaikat berebut siapa di antara mereka yang lebih dahulu mencatat (pahalanya)." (HR. Bukhari)
Hal ini menunjukkan betapa besarnya pahala memuji Allah SWT dengan sungguh-sungguh di dalam salat. Oleh karena itu, janganlah kita melewatkan bacaan ini atau membacanya dengan tergesa-gesa.
Dengan memahami arti sami allahu liman hamidah dan tata caranya yang benar, diharapkan kualitas salat kita semakin baik dan diterima oleh Allah SWT. Sempurnakanlah gerakan berdiri (I'tidal) Anda, resapi maknanya, dan raihlah pahala berlimpah dari setiap pujian yang Anda panjatkan.
(P-4)
Sholat Subuh: Panduan Lengkap & Bacaan Lengkap. Panduan lengkap sholat subuh: tata cara, bacaan niat, doa qunut, & dzikir setelah sholat. Raih keberkahan fajar! Klik untuk panduan praktis.
Sholat Subuh: Tata cara lengkap & bacaan sesuai sunnah! Panduan sholat 2 rakaat mudah dipahami. Yuk, amalkan sholat Subuh tepat waktu!
Sholat Subuh: Tata Cara & Bacaan Lengkap Mudah Panduan lengkap sholat Subuh: tata cara, niat, bacaan, dan keutamaan. Raih keberkahan di waktu fajar! Klik sekarang untuk pelajari selengkapnya!
Sholat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim. Melaksanakan sholat dengan tata cara yang benar sangat penting agar ibadah kita diterima oleh Allah SWT
Pada saat melakukan gerakan i'tidal dalam salat, terdapat beberapa doa sesuai sunah yang harus dibaca. Berikut penjelasan yang dapat kamu simak!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved