Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Contoh Qalqalah Sugra: Pengertian, Huruf, dan Cara Membacanya

Akmal Fauzi
20/12/2025 23:22
Contoh Qalqalah Sugra: Pengertian, Huruf, dan Cara Membacanya
ilustrasi(freepik)

Membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar (tartil) merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Salah satu hukum bacaan yang paling sering ditemui dan memiliki karakteristik bunyi yang unik adalah Qalqalah. Dalam ilmu tajwid, Qalqalah terbagi menjadi dua jenis, yaitu Qalqalah Kubra dan Qalqalah Sugra. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai contoh qalqalah sugra, pengertian, serta cara membacanya agar bacaan Al-Qur'an Anda semakin sempurna.

Secara bahasa, Qalqalah berarti getaran atau pantulan. Sedangkan secara istilah tajwid, Qalqalah adalah memantulkan bunyi huruf tertentu ketika huruf tersebut mati (sukun), baik karena mati asli maupun mati karena diwaqafkan (berhenti). Pemahaman yang tepat mengenai hukum ini sangat krusial agar tidak merubah makna ayat.

Pengertian Qalqalah Sugra

Qalqalah Sugra (Sughra) secara harfiah berarti "pantulan kecil". Hukum bacaan ini terjadi apabila salah satu huruf Qalqalah berharakat sukun (mati) asli dan posisinya berada di tengah kata atau kalimat, bukan pada posisi waqaf (berhenti). Disebut "sugra" atau kecil karena pantulan suara yang dihasilkan tidak sekuat atau sejelas Qalqalah Kubra.

Ciri utama dari contoh qalqalah sugra adalah pantulannya terjadi secara spontan dan mengalir, tanpa memutus nafas atau bacaan. Bunyi pantulan ini menjadi jembatan untuk menyambung ke huruf berikutnya.

Mengenal Huruf-Huruf Qalqalah

Sebelum masuk ke contoh spesifik, kita harus mengingat kembali huruf-huruf Qalqalah. Terdapat lima huruf hijaiyah yang memiliki sifat Qalqalah, yang sering disingkat dengan istilah "Baju Di Toko" untuk memudahkan hafalan:

  • Ba (ب)
  • Jim (ج)
  • Dal (د)
  • Tha (ط)
  • Qaf (ق)

Jika kelima huruf tersebut mati (sukun) di tengah kata, maka wajib dibaca dengan pantulan ringan (Sugra).

Kumpulan Contoh Qalqalah Sugra dalam Al-Qur'an

Berikut adalah uraian lengkap contoh bacaan Qalqalah Sugra berdasarkan hurufnya, disertai dengan kutipan ayat dan link rujukan ke Al-Qur'an Online Media Indonesia untuk memudahkan Anda mengecek langsung konteks ayatnya.

1. Contoh Huruf Qaf (ق)

Contoh Qalqalah Sugra pada huruf Qaf dapat ditemukan dalam Surat Al-Alaq ayat 1. Perhatikan kata "Iqra" di mana huruf Qaf bersukun asli di tengah kalimat.

ٱقْرَأْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلَّذِى خَلَقَ

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,"

Pada lafaz ٱقْرَأْ (Iqra'), huruf Qaf mati di tengah kata, sehingga harus dipantulkan dengan ringan namun jelas.

2. Contoh Huruf Tha (ط)

Contoh penggunaan huruf Tha sukun dapat kita lihat dalam Surat Quraysh ayat 4. Perhatikan lafaz "Ath'amahum".

ٱلَّذِىٓ أَطْعَمَهُم مِّن جُوعٍ وَءَامَنَهُم مِّنْ خَوْفٍۭ

"Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan."

Pada kata أَطْعَمَهُم (Ath'amahum), huruf Tha berada dalam kondisi sukun di tengah kalimat. Pantulan huruf Tha cenderung tebal namun tetap mengalir (sugra).

3. Contoh Huruf Ba (ب)

Untuk huruf Ba, contoh yang populer terdapat dalam Surat Al-Lahab ayat 5. Fokus pada kata "Hablum".

فِى جِيدِهَا حَبْلٌ مِّن مَّسَدٍۭ

"Di lehernya ada tali dari sabut."

Huruf Ba pada kata حَبْلٌ (Hablun) mati di tengah bacaan. Bunyi pantulannya terdengar seperti "be" yang tipis.

4. Contoh Huruf Jim (ج)

Anda dapat menemukan contoh huruf Jim sukun dalam Surat Al-Fil ayat 2 pada kata "Yaj'al".

أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِى تَضْلِيلٍ

"Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka'bah) itu sia-sia?"

Perhatikan lafaz يَجْعَلْ (Yaj'al). Huruf Jim mati di tengah kata, sehingga wajib dibaca dengan pantulan Qalqalah Sugra.

5. Contoh Huruf Dal (د)

Contoh terakhir untuk huruf Dal terdapat dalam Surat An-Nasr ayat 2 pada kata "Yadkhuluuna".

وَرَأَيْتَ ٱلنَّاسَ يَدْخُلُونَ فِى دِينِ ٱللَّهِ أَفْوَاجًا

"Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,"

Pada kata يَدْخُلُونَ (Yadkhuluuna), huruf Dal sukun harus dipantulkan. Jangan sampai membacanya tertahan atau menyeret menjadi harakat fathah.

Cara Membaca Qalqalah Sugra yang Benar

Agar bacaan tajwid Anda sempurna, berikut adalah panduan teknis cara membaca Qalqalah Sugra:

  1. Pantulan Tipis: Berbeda dengan Qalqalah Kubra yang pantulannya kuat, Sugra harus dibaca dengan pantulan yang lebih ringan.
  2. Tidak Menambah Huruf: Pastikan pantulan tidak terdengar seperti menambah huruf vokal baru (misalnya menjadi bunyi 'e' yang terlalu tebal atau 'a').
  3. Mengalir: Pantulan harus segera disambung dengan huruf berikutnya tanpa jeda. Sifatnya adalah transisi.
  4. Posisi Lidah: Kembalikan posisi lidah atau bibir dengan cepat setelah makhraj huruf mati tersebut diucapkan untuk memproduksi efek pantulan.

Perbedaan Qalqalah Sugra dan Kubra

Untuk menghindari kebingungan, berikut adalah perbedaan mendasar antara keduanya:

  • Posisi: Qalqalah Sugra terjadi di tengah kata/kalimat, sedangkan Qalqalah Kubra terjadi di akhir kalimat atau tempat waqaf.
  • Kondisi Sukun: Qalqalah Sugra terjadi karena sukun asli. Qalqalah Kubra bisa terjadi karena sukun asli atau huruf hidup yang dimatikan karena waqaf.
  • Kualitas Pantulan: Sugra pantulannya kecil/ringan, sedangkan Kubra pantulannya besar/kuat.

Dengan memahami contoh qalqalah sugra dan cara pelafalannya, diharapkan kualitas bacaan Al-Qur'an kita semakin membaik sesuai kaidah tajwid yang berlaku. Teruslah berlatih dengan membaca surat-surat pendek seperti yang dicontohkan di atas melalui Juz Amma agar lidah semakin terbiasa.

(P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya