Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DESA Wisata Hijau Bilebante yang berada di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, dinobatkan sebagai Desa Wisata Terbaik Nasional pada ajang “Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2025”. Desa ini menawarkan berbagai aktivitas yang digemari pelancong, mulai dari menyaksikan matahari tenggelam dari tepian pantai, hamparan persawahan, hingga menikmati layanan spa dan pijat refleksi di area pertanian yang asri.
Kunjungan wisatawan tidak hanya didominasi turis domestik, tetapi juga wisatawan mancanegara seperti dari Spanyol, Arab Saudi, Turki, hingga Inggris. Meski banyak dari mereka hanya singgah dalam waktu singkat, suasana pedesaan yang tenang membuat mereka betah berlama-lama hingga menjelang malam.
Kepala Desa Wisata Hijau Bilebante, Asrok, menuturkan wilayahnya dahulu merupakan area penambangan pasir. Berkat upaya kepala desa sebelumnya, aktivitas penambangan dihentikan dan lahan direklamasi hingga kembali seperti sedia kala, lalu dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis pertanian.
“Lalu kita kembalikan lagi ke pertanian dan kita kembangkan jadi daerah pariwisata. Di sana itu ada sawah, pertaniannya termasuk padi, palawija dan seterusnya,” ujar Asrok seperti dikutip dari situs Antara, Selasa (9/12).
Ketua Pokdarwis Desa Wisata Hijau Bilebante, Pahrul Azim, menambahkan pihaknya intens melakukan promosi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Mereka juga memperluas jaringan ke berbagai negara, dari Berlin hingga Malaysia dan Vietnam, serta rutin berpartisipasi dalam pameran pariwisata seperti Bali & Beyond Travel Fair (BBTF).
“Kemarin saya ke Malaysia, Thailand, dan paling penting dapat kesempatanbicara di TV Berlin. Jadi itu pengaruhnya sangat besar sekali,” kata Pahrul.
Wonderful Indonesia Awards merupakan ajang penghargaan yang memberikan apresiasi bagi para pelaku pariwisata atas dedikasi dan kontribusi mereka. WIA menjadi acuan bagi pelaku industri untuk terus menjaga mutu layanan, mulai dari aspek kebersihan, keamanan, konsistensi pelayanan, kepedulian lingkungan, tata kelola destinasi dan event, hingga kepemimpinan.
“Desa Wisata Terbaik Nasional penghargaan diberikan kepada desa yang berhasil menghadirkan pengalaman otentik dan pemerataan ekonomi,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat penganugerahan WIA 2025.
Penilaian dalam kategori tersebut mencakup berbagai aspek, seperti tata kelola dan pengakuan desa wisata, manajemen pengunjung, pengembangan produk wisata, serta kualitas fasilitas mulai dari amenitas, akses, sarana umum, hingga pengelolaan lingkungannya.(M-2)
Penghargaan tertinggi ini diberikan kepada desa-desa yang sukses menyajikan pengalaman autentik sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di tingkat lokal.
Desa Sangiang 1 KK terdampak serta 1 unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.
Penghargaan tertinggi ini diberikan kepada desa-desa yang sukses menyajikan pengalaman autentik sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di tingkat lokal.
Berdasarkan data BPS 2025, NTB merupakan provinsi dengan proporsi perempuan berstatus kawin atau hidup bersama sebelum usia 18 tahun tertinggi, yaitu sebesar 14,96%.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengecam keras praktik perkawinan anak yang terjadi di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Seorang calon haji bernama Rumini Binti Muslim Muhammad dari kelompok terbang (Kloter) 11 Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), meninggal dunia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved