Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

4 Manfaat Edible Packaging untuk Menjaga Keamanan dan Kualitas Makanan

Abi Rama
09/12/2025 14:41
4 Manfaat Edible Packaging untuk Menjaga Keamanan dan Kualitas Makanan
Inovasi edible packaging atau kemasan yang dapat dimakan mulai banyak digunakan(Dok. Freepik)

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan pangan, inovasi edible packaging atau kemasan yang dapat dimakan mulai banyak digunakan di berbagai produk makanan. Mengutip Lifestyle Sustainability Directory, kemasan ini tidak hanya berfungsi sebagai pembungkus, tetapi juga sebagai lapisan pelindung yang membantu menjaga kualitas makanan dari beragam risiko.

Edible packaging mampu mengurangi kontaminasi bakteri, memperlambat pembusukan, hingga melindungi makanan dari paparan oksigen. Teknologi ini juga dinilai lebih ramah lingkungan karena mengurangi ketergantungan pada kemasan plastik sekali pakai.

Mengurangi Risiko Kontaminasi Langsung

Kontak tangan atau permukaan yang tidak steril saat membuka kemasan sering menjadi penyebab kerusakan makanan. Dengan edible packaging, proses membuka dan menutup kemasan tidak lagi diperlukan.

Manfaatnya meliputi:

  • risiko kontaminasi dari tangan berkurang,
  • paparan udara kotor lebih rendah,
  • makanan tetap terlindungi hingga waktu konsumsi.

Kemasan ini cocok untuk makanan siap santap dan camilan praktis yang membutuhkan higienitas tinggi.

Penghalang Efektif dari Mikroba dan Debu

Meski dapat dimakan, edible packaging tetap bekerja seperti kemasan fisik pada umumnya. Lapisan tipis berbahan alami—seperti rumput laut, protein susu, atau selulosa tanaman, mampu melindungi makanan dari:

  • mikroorganisme,
  • serangga,
  • debu, serta
  • kontaminan lingkungan lain.

Film pelindung ini cukup kuat untuk menjaga kebersihan dan kualitas produk tanpa mengurangi aspek keamanannya.

Mengandung Sifat Antimikroba Alami

Edible packaging sering diperkaya dengan bahan antimikroba alami, seperti ekstrak herbal, minyak esensial, atau senyawa antibakteri dari tumbuhan. Kandungan ini bekerja langsung pada permukaan makanan untuk:

  • menekan pertumbuhan bakteri,
  • memperlambat proses pembusukan, dan
  • mempertahankan kesegaran lebih lama.

Perlindungan aktif ini membuat edible packaging bukan hanya pembungkus, tetapi juga bagian dari sistem keamanan pangan.

Mengatur Oksigen dan Kelembapan

Jenis tertentu dari edible packaging juga berfungsi sebagai kemasan aktif. Ada yang dirancang untuk menyerap oksigen, sehingga proses oksidasi bisa ditekan. Ada pula lapisan yang dapat mengontrol kadar air agar makanan tidak cepat lembek, basah, atau berjamur.

Kemampuan mengatur oksigen dan kelembapan ini sangat penting dalam memperpanjang umur simpan sekaligus mencegah risiko penyakit bawaan makanan.

Aman Dimakan, Terbuat dari Bahan Food-Grade

Edible packaging dibuat dari bahan pangan itu sendiri, seperti:

  • rumput laut,
  • pati,
  • gelatin,
  • protein alami, dan
  • puree buah.

Semua bahan tersebut bersifat food-grade, mudah terurai, serta telah melalui uji keamanan, sehingga aman dikonsumsi bersama produk yang dibungkusnya.

Kesimpulan

Edible packaging hadir sebagai inovasi kemasan masa depan yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mendukung keamanan pangan. Dengan kemampuannya melindungi makanan dari kontaminasi, menjaga kesegaran, hingga memperpanjang umur simpan, teknologi ini berpotensi menjadi standar baru dalam industri makanan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya