Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan pangan, inovasi edible packaging atau kemasan yang dapat dimakan mulai banyak digunakan di berbagai produk makanan. Mengutip Lifestyle Sustainability Directory, kemasan ini tidak hanya berfungsi sebagai pembungkus, tetapi juga sebagai lapisan pelindung yang membantu menjaga kualitas makanan dari beragam risiko.
Edible packaging mampu mengurangi kontaminasi bakteri, memperlambat pembusukan, hingga melindungi makanan dari paparan oksigen. Teknologi ini juga dinilai lebih ramah lingkungan karena mengurangi ketergantungan pada kemasan plastik sekali pakai.
Kontak tangan atau permukaan yang tidak steril saat membuka kemasan sering menjadi penyebab kerusakan makanan. Dengan edible packaging, proses membuka dan menutup kemasan tidak lagi diperlukan.
Manfaatnya meliputi:
Kemasan ini cocok untuk makanan siap santap dan camilan praktis yang membutuhkan higienitas tinggi.
Meski dapat dimakan, edible packaging tetap bekerja seperti kemasan fisik pada umumnya. Lapisan tipis berbahan alami—seperti rumput laut, protein susu, atau selulosa tanaman, mampu melindungi makanan dari:
Film pelindung ini cukup kuat untuk menjaga kebersihan dan kualitas produk tanpa mengurangi aspek keamanannya.
Edible packaging sering diperkaya dengan bahan antimikroba alami, seperti ekstrak herbal, minyak esensial, atau senyawa antibakteri dari tumbuhan. Kandungan ini bekerja langsung pada permukaan makanan untuk:
Perlindungan aktif ini membuat edible packaging bukan hanya pembungkus, tetapi juga bagian dari sistem keamanan pangan.
Jenis tertentu dari edible packaging juga berfungsi sebagai kemasan aktif. Ada yang dirancang untuk menyerap oksigen, sehingga proses oksidasi bisa ditekan. Ada pula lapisan yang dapat mengontrol kadar air agar makanan tidak cepat lembek, basah, atau berjamur.
Kemampuan mengatur oksigen dan kelembapan ini sangat penting dalam memperpanjang umur simpan sekaligus mencegah risiko penyakit bawaan makanan.
Edible packaging dibuat dari bahan pangan itu sendiri, seperti:
Semua bahan tersebut bersifat food-grade, mudah terurai, serta telah melalui uji keamanan, sehingga aman dikonsumsi bersama produk yang dibungkusnya.
Edible packaging hadir sebagai inovasi kemasan masa depan yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mendukung keamanan pangan. Dengan kemampuannya melindungi makanan dari kontaminasi, menjaga kesegaran, hingga memperpanjang umur simpan, teknologi ini berpotensi menjadi standar baru dalam industri makanan.
Makanan kaleng dengan kemasan rusak tidak layak konsumsi karena membawa risiko kesehatan yang serius.
Aturan ini berpotensi memicu pertumbuhan rokok ilegal yang tidak mematuhi standar kemasan dan cukai.
Susu merupakan komoditas pangan yang sangat rentan rusak, terutama di tengah iklim tropis dan kondisi geografis Indonesia yang luas.
Dari 100 perusahaan percetakan yang berfokus pada penerbitan media, kini hanya tersisa 30, sebagian besar terafiliasi pada bisnis media.
Nilai pasar kemasan kotak karton gelombang di Asia Tenggara diproyeksi meningkat sekitar 4% setiap tahun pada periode 2021-2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved