Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM era komunikasi digital yang serbacepat, hampir setiap orang memiliki puluhan grup percakapan di aplikasi seperti WhatsApp atau Telegram. Namun, ada kalanya kapasitas memori ponsel atau keinginan untuk menjaga kesehatan mental menuntut kita untuk mengurangi interaksi digital tersebut. Mengajukan izin keluar grup sering kali menjadi momen yang canggung dan membingungkan bagi banyak orang. Padahal, meninggalkan grup percakapan adalah hak setiap pengguna, asalkan dilakukan dengan tata cara yang sopan dan tidak menyinggung perasaan anggota lainnya.
Fenomena group overload atau kelebihan beban informasi dari banyaknya grup yang diikuti dapat menurunkan produktivitas. Oleh karena itu, memilih untuk pamit adalah langkah logis. Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana cara berpamitan yang elegan, profesional, dan tetap menjaga tali silaturahmi, sesuai dengan konteks grup yang Anda ikuti.
Sebelum menyusun kalimat perpisahan, penting untuk memiliki alasan yang logis agar anggota grup dapat memaklumi keputusan Anda. Kejujuran yang dibalut dengan kesopanan adalah kunci utama. Berikut adalah beberapa alasan yang umum dan dapat diterima secara sosial:
Setiap grup memiliki dinamika dan tingkat formalitas yang berbeda. Ucapan yang digunakan untuk grup kantor tentu berbeda dengan grup keluarga besar atau alumni sekolah. Berikut adalah referensi kalimat yang dapat Anda gunakan atau modifikasi:
Dalam konteks profesional, citra diri harus tetap dijaga meskipun Anda sudah tidak lagi menjadi bagian dari tim tersebut. Gunakan bahasa yang baku dan apresiatif.
Untuk grup keluarga, pendekatan yang digunakan biasanya lebih hangat namun tetap harus hati-hati agar tidak menimbulkan salah paham atau dianggap memutus silaturahmi.
Grup alumni sering kali menjadi tidak aktif atau justru terlalu ramai dengan topik yang melebar. Berikut cara menyampaikannya:
Etika tidak hanya sebatas kata-kata, tetapi juga tindakan. Sebelum benar-benar keluar, lakukan langkah-langkah berikut untuk menunjukkan profesionalisme Anda:
Jika Anda merasa sungkan atau takut menyinggung perasaan orang lain dengan melakukan izin keluar grup, fitur teknologi yang disediakan oleh aplikasi pesan instan dapat menjadi solusi alternatif. Anda dapat menggunakan fitur Archive (Arsipkan) atau Mute (Bisukan) selamanya.
Dengan mengarsipkan chat, grup tersebut tidak akan muncul di halaman utama percakapan Anda kecuali ada pesan baru yang masuk (tergantung pengaturan) atau jika Anda membukanya secara manual. Ini adalah jalan tengah bagi Anda yang ingin menjaga ketenangan pikiran tanpa harus memutus akses informasi dari grup tersebut secara total.
Pada akhirnya, kenyamanan dalam berkomunikasi adalah prioritas. Meninggalkan grup bukanlah sebuah dosa sosial, melainkan upaya untuk menata prioritas komunikasi agar lebih efektif dan efisien. Gunakan kalimat yang baik, alasan yang jujur, dan waktu yang tepat, maka citra positif Anda akan tetap terjaga. (P-4)
Panduan lengkap cara menghapus komunitas WhatsApp dengan mudah dan cepat. Bebaskan grup dari komunitas yang tak lagi relevan. Klik untuk langkah-langkah detail!
Panduan lengkap membuat grup WhatsApp efektif! Tips & trik agar grup tertib, ramai, dan bermanfaat. Tingkatkan engagement sekarang!
JAKSA Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan menindak anak buahnya terkait grup WhatsApp orang-orang senang yang diduga diisi oleh para tersangka kasus korupsi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved