Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pengembangan Deteksi Cepat Tb Berbasis Sensor Colorimetric

M Iqbal Al Machmudi
03/12/2025 08:15
Pengembangan Deteksi Cepat Tb Berbasis Sensor Colorimetric
Ilustrasi(Dok Istimewa)

TUBERKULOSIS (Tb) masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menempatkan Indonesia sebagai negara dengan beban Tb tertinggi kedua di dunia, berkejaran dengan India.

Kondisi ini semakin rumit karena tingginya kasus Tb resistan obat, serta keterkaitan dengan infeksi HIV. Hal ini membuat proses penanganan membutuhkan strategi deteksi dini yang lebih cepat dan terjangkau.

Peneliti Pusat Riset Elektronika (PRE) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ni Luh Wulan Septiani, mengembangkan Tuberculosis Colorimetric Sensor, yaitu sensor deteksi cepat berbasis metode colorimetric.

“Sistem ini bekerja dengan memunculkan perubahan warna saat biomarker bakteri penyebab Tb (Mycobacterium tuberculosis) terdeteksi,” kata Wulan, dalam keterangannya, Rabu (3/12).

Sejak 2024, Ia dan tim mengembangkan sensor optik menggunakan nanopartikel perak sebagai medium deteksi. Inovasi ini menawarkan harapan baru bagi upaya skrining cepat Tb, khususnya di fasilitas kesehatan primer yang minim peralatan laboratorium.

"Prosedur standar deteksi Tb saat ini masih mengandalkan uji kultur bakteri. Metode ini dinilai akurat tetapi membutuhkan waktu lama," ujar Wulan.

WHO juga merekomendasikan deteksi cepat berbasis molekuler (mirip PCR), yang mampu membaca DNA Mycobacterium tuberculosis dalam dua jam. Namun, waktu dua jam masih dianggap relatif panjang untuk skrining awal. Sementara, alat tersebut juga membutuhkan reagen khusus, dan biaya yang tidak murah.

“Keterbatasan inilah yang mendorong kami mencari alternatif yang lebih sederhana, cepat, dan murah,” pungkasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik