Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDIRI adalah posisi tubuh di mana seseorang menumpukan berat badannya pada kedua kaki dalam keadaan tegak.
Pada saat berdiri, tubuh berada dalam posisi vertikal dengan kaki sebagai penopang utama, sementara otot-otot kaki, pinggul, dan punggung bekerja untuk menjaga keseimbangan.
Berdiri terlalu lama membuat darah sulit kembali ke jantung, sehingga vena melebar dan menimbulkan varises.
Tekanan gravitasi membuat cairan berkumpul di kaki dan pergelangan kaki.
Otot punggung bekerja keras menopang tubuh, menyebabkan nyeri atau rasa tegang.
Sendi lutut menahan beban terus-menerus sehingga mudah aus dan sakit.
Kurang pergerakan saat berdiri dapat memicu kram di betis atau paha.
Darah menumpuk di kaki, menyebabkan pusing, rasa berat, hingga kesemutan.
Rentan menimbulkan telapak kaki panas, kapalan, atau plantar fasciitis.
Sendi pinggul bekerja ekstra menopang berat badan dalam waktu lama.
Tubuh cepat lelah karena otot terus bekerja tanpa istirahat.
Kurangnya pergerakan dapat meningkatkan tekanan darah secara bertahap.
Berdiri lama membuat tubuh mudah membungkuk atau condong.
Stagnasi darah di kaki dapat mengurangi suplai darah ke otak.
Berdiri berjam-jam setiap hari dapat menyebabkan kerusakan tulang rawan dan peradangan.
Untuk mencegah dampaknya, gunakan alas kaki empuk, ganti posisi setiap 10 sampai 15 menit, lakukan peregangan kaki, gunakan kursi pada jeda tertentu, serta pakai footrest atau karpet anti fatigue. (Z-4)
Banyak orang mengandalkan latihan mereka untuk melawan efek negatif dari duduk sepanjang hari. Namun, penelitian terbaru menantang anggapan umum bahwa latihan rutin adalah penawarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved