Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Penelitian Ungkap Ciuman sudah Ada sejak 21 Juta Tahun Lalu

Abi Rama
19/11/2025 22:14
Penelitian Ungkap Ciuman sudah Ada sejak 21 Juta Tahun Lalu
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ciuman ternyata sudah ada sejak lebih dari 21 juta tahun lalu.(Dok. Freepik)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ciuman ternyata sudah ada sejak lebih dari 21 juta tahun lalu, jauh sebelum manusia modern muncul, tepatnya pada zaman nenek moyang manusia. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Evolution and Human Behaviour ini mengamati perilaku hewan yang dianggap sebagai perilaku ciuman berdasarkan definisi ilmiah.

Dalam konteks penelitian, ciuman didefinisikan sebagai tindakan ketika dua hewan menyentuhkan mulut mereka secara lembut, tidak agresif, terdapat sedikit gerakan bibir atau mulut, dan yang paling penting, tindakan itu tidak bertujuan untuk memberi atau menerima makanan.

Kebiasaan Berciuman Ditemukan pada Kera Besar

Fokus utama penelitian adalah pada primata, terutama kera besar seperti simpanse dan bonobo, yang juga diketahui berciuman untuk mempererat hubungan sosial. Karena manusia, simpanse, dan bonobo memiliki perilaku serupa, para peneliti menyimpulkan bahwa leluhur bersama ketiganya kemungkinan juga berciuman. Itulah dasar perkiraan bahwa kebiasaan ciuman sudah ada sejak 21 juta tahun lalu, pada nenek moyang kera besar.

Penelitian ini juga menyebutkan bahwa Neanderthal, manusia purba yang punah sekitar 40.000 tahun lalu, sangat mungkin melakukan ciuman. Bukti lain memperkuat dugaan ini: sebuah studi DNA menunjukkan bahwa manusia modern dan Neanderthal berbagi bakteri mulut yang sama, yang hanya bisa terjadi jika keduanya bertukar air liur dalam jangka waktu panjang.

Hewan Lain yang Melakukan Kebiasaan Ini

Para ilmuwan menemukan perilaku yang mirip ciuman pada sejumlah hewan seperti:

  • Serigala, menyentuhkan mulut sebagai bentuk keakraban.
  • Anjing padang rumput (prairie dog), saling menyentuhkan mulut untuk mengenali satu sama lain.
  • Beruang kutub, melakukannya dengan banyak gerakan lidah.
  • Burung albatros, saling menyentuhkan paruh dalam ritual pasangan.

Bagaimana Kebiasaan Berciuman Bisa Diteruskan Sampai Manusia Modern?

Walau penelitian ini mampu menentukan kapan ciuman mulai muncul, para ilmuwan belum menemukan jawaban pasti tentang mengapa perilaku itu berkembang. Beberapa teori menyebut bahwa ciuman mungkin berkembang dari kebiasaan grooming atau saling merawat pada kera purba.

Selain itu, ciuman juga bisa menjadi cara primitif untuk menilai kesehatan pasangan melalui aroma atau bakteri di mulut.

Peneliti utama dari penelitian ini, yaitu Dr. Matilda Brindle dari Universitas Oxford, menegaskan bahwa ciuman bukan hanya perilaku manusia.

“Kita perlu memahami bahwa kebiasaan ini juga dimiliki oleh banyak hewan lain, jadi sudah seharusnya perilaku ini dipelajari secara ilmiah dan tidak hanya dianggap sebagai hal romantis,” ujarnya.

Sumber: BBC



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya