Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Mandi wajib adalah salah satu cara untuk menyucikan diri dari hadas besar, seperti setelah haid, nifas, atau junub. Setelah melaksanakan mandi wajib, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa setelah mandi wajib agar ibadahnya lebih sempurna. Dalam artikel ini, kita akan membahas bacaan doa setelah mandi wajib lengkap dengan teks Arab, Latin, dan terjemahannya, serta dalil yang menjadi landasannya.
Mandi wajib adalah proses pembersihan tubuh secara menyeluruh yang wajib dilakukan oleh umat Islam dalam kondisi tertentu, seperti setelah berhubungan suami istri atau setelah selesai masa haid. Setelah mandi wajib, membaca doa setelah mandi wajib menjadi amalan sunnah yang dianjurkan untuk menyempurnakan proses penyucian. Doa ini juga menjadi bentuk syukur kepada Allah SWT atas kesucian yang telah dicapai.
Berikut adalah bacaan doa setelah mandi wajib yang umum diamalkan oleh umat Islam:
Teks Arab:
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Teks Latin:
Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh. Allaahummaj ‘alnii minat tawwaabiina waj ‘alnii minal mutathahhiriin.
Artinya:
Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang suci.
Bacaan doa setelah mandi wajib ini merujuk pada hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Aisyah RA. Dalam hadits tersebut disebutkan:
Teks Arab Hadits:
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ قَالَ: أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Teks Latin:
‘An ‘Aisyah qaalat: Kaana an-Nabiyyu shallallaahu ‘alaihi wa sallam idzaa ightasala minal janaabati qaala: Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh. Allaahummaj ‘alnii minat tawwaabiina waj ‘alnii minal mutathahhiriin.
Artinya:
Dari Aisyah, ia berkata: “Nabi SAW ketika mandi dari junub, beliau mengucapkan: ‘Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang suci.’” (HR. Tirmidzi).
Untuk mengamalkan doa setelah mandi wajib, ikuti langkah-langkah berikut:
Membaca doa setelah mandi wajib memiliki beberapa manfaat, di antaranya:
Doa setelah mandi wajib adalah amalan sunnah yang dianjurkan untuk menyempurnakan proses penyucian diri dari hadas besar. Dengan membaca doa ini, umat Islam tidak hanya membersihkan tubuh secara fisik, tetapi juga mendapatkan keberkahan dan kesucian batin. Pastikan untuk menghafal bacaan doa setelah mandi wajib, baik dalam teks Arab, Latin, maupun artinya, agar dapat diamalkan dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari.
Pelajari niat dan tata cara mandi wajib yang benar sesuai syariat Islam, lengkap dengan doa dan langkah mudah untuk pemula.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved