Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGI beberapa orang, kafein dari secangkir kopi di pagi hari menjadi ritual rutin sebagai sumber semangat sepanjang hari. Di balik rasa dan aromanya yang menenangkan, pernahkah terpikir berapa batas aman konsumsi kafein per hari agar tak menjadi mimpi buruk bagi kesehatan?
Kafein sendiri merupakan stimulan alami yang banyak ditemukan dalam kopi, teh, cokelat, dan minuman berenergi. Zat ini dikenal dapat meningkatkan konsentrasi, fokus, energi, serta memperbaiki suasana hati.
Namun, di balik manfaatnya, konsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek samping, seperti peningkatan tekanan darah dan gangguan tidur.
Guru Besar Ilmu Gizi IPB University Prof Hardinsyah menjelaskan batas aman konsumsi kafein bagi orang dewasa adalah sekitar 300–400 miligram per hari. Angka ini setara dengan dua hingga tiga gelas kopi, tergantung ukuran gelasnya.
"Kafein merupakan komponen kimia dalam bahan makanan yang memiliki manfaat, tetapi juga perlu dikonsumsi dengan bijak," ujar Prof Hardinsyah, dikutip Rabu (12/11).
Menurutnya, kafein memiliki karakteristik khusus yang dapat meningkatkan tekanan darah, membuat tubuh tetap terjaga, serta bertindak sebagai antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas.
Meski demikian, efeknya bisa berbeda pada setiap individu tergantung sensitivitas tubuh terhadap kafein.
"Bagi orang yang sensitif, satu gelas kopi saja sudah bisa menyebabkan tekanan darah meningkat dan sulit tidur. Tetapi bagi yang tidak sensitif, dua sampai tiga gelas biasanya tidak masalah," jelas Prof Hardinsyah, yang juga Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) IPB University.
Prof Hardinsyah juga menyoroti dampak kafein terhadap penyerapan zat besi, terutama bagi ibu hamil dan remaja perempuan yang memiliki kebutuhan zat besi tinggi.
"Kalau sebelum hamil sudah terbiasa minum kopi, sebaiknya saat hamil dikurangi. Kafein bisa menurunkan penyerapan zat besi dan meningkatkan risiko anemia," terangnya.
Selain itu, kafein bersifat adiktif yang dapat menyebabkan seseorang merasa kurang bersemangat bila tidak mengonsumsinya.
"Kalau sudah terbiasa ngopi pagi dan sore, lalu tidak minum, biasanya terasa ada yang hilang. Bahkan sebaliknya, jadi mudah mengantuk," ujarnya sambil tersenyum.
Ia menegaskan pentingnya sikap bijak dalam mengonsumsi kafein.
"Kafein memang bermanfaat bagi sebagian orang untuk meningkatkan semangat dan stamina. Namun, sebaiknya tidak lebih dari empat gelas sehari. Bagi yang sensitif, perlu waspada karena tekanan darah bisa meningkat mendadak," pesannya. (Z-1)
Indonesia resmi jadi negara dengan kedai kopi terbanyak di dunia. Hampir 462 ribu coffee shop tumbuh dari budaya nongkrong, UMKM, dan ekosistem digital.
Matcha dikenal luas sebagai minuman sehat yang kaya antioksidan, mampu meningkatkan energi, serta membantu fokus.
Kafein dalam dosis tinggi dapat merangsang sistem saraf simpatis, yang berdampak pada meningkatnya detak jantung serta munculnya rasa gelisah
Kafein dalam kopi bersifat bronkodilator ringan, bantu meringankan gejala asma sementara. Namun, kopi bukan pengganti obat inhaler utama.
Penelitian menunjukkan penderita A-fib tidak perlu lagi menghindari kopi. Studi di JAMA menemukan konsumsi kopi berkafein menurunkan risiko kekambuhan hingga 17%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved