Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap maraknya modus penipuan daring yang mengatasnamakan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025.
Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan beredarnya pesan berantai berisi tautan palsu yang digunakan untuk mencuri data pribadi (phishing).
“Informasi resmi terkait BSU hanya disampaikan melalui situs resmi Kemnaker, yaitu bsu.kemnaker.go.id. Selain situs tersebut, berarti palsu atau penipuan,” tegas Sunardi dikutip dari Antara.
Menurut Sunardi, tautan palsu tersebut sengaja dibuat oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk mengelabui masyarakat. Jika Anda sudah terlanjur menjadi korban, segera lakukan pelaporan ke pihak kepolisian agar bisa ditindaklanjuti.
Kemnaker juga mengimbau masyarakat untuk memeriksa keaslian informasi yang diterima, terutama yang berkaitan dengan program bantuan pemerintah seperti BSU.
Pemerintah akan menyalurkan BSU 2025 sebesar Rp300.000 per bulan selama dua bulan (Juni dan Juli 2025). Total bantuan yang diterima pekerja mencapai Rp600.000, yang akan dicairkan sekaligus dalam satu kali penyaluran ke rekening penerima.
Prosesnya meliputi:
Agar tidak menjadi korban, berikut ciri-ciri tautan palsu BSU yang perlu diwaspadai masyarakat:
Sunardi kembali menegaskan,
“Jangan pernah memberikan data pribadi kepada pihak atau situs yang tidak resmi. Pastikan selalu memeriksa informasi melalui bsu.kemnaker.go.id.”
Informasi resmi mengenai program BSU 2025 hanya dapat diakses melalui:
Jika Anda sudah mengisi data di situs palsu, segera laporkan ke pihak kepolisian agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. (Antara & Kementerian Ketenagakerjaan/Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved