Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MINUMAN bersoda adalah minuman yang mengandung karbon dioksida yang dilarutkan ke dalam air di bawah tekanan tinggi sehingga menghasilkan gelembung atau efek berkarbonasi.
Minuman ini biasanya juga mengandung gula, pewarna, perasa buatan, dan kafein, yang memberi rasa manis dan sensasi menyegarkan.
Minuman bersoda mengandung gula dalam jumlah sangat tinggi. Konsumsi berlebihan bisa membuat kadar gula darah naik drastis dan menyebabkan resistensi insulin, faktor utama penyebab diabetes tipe 2.
Asam dan gula pada soda dapat mengikis enamel gigi, menyebabkan gigi berlubang, ngilu, dan perubahan warna pada gigi.
Kalori dari soda mudah menumpuk karena tidak memberikan rasa kenyang. Satu kaleng soda bisa mengandung lebih dari 7 sendok teh gula, yang memicu peningkatan lemak tubuh jika dikonsumsi terus-menerus.
Konsumsi gula berlebih dari minuman bersoda dapat meningkatkan kadar trigliserida dan kolesterol jahat, yang bisa memicu penyakit jantung dan stroke.
Kandungan karbonasi dan asam fosfat dalam soda bisa menyebabkan perut kembung, gas, dan gangguan lambung seperti asam naik.
Penelitian menunjukkan konsumsi gula berlebih dapat menurunkan kemampuan memori dan konsentrasi karena gangguan metabolisme glukosa di otak.
Asam fosfat dalam soda dapat mengganggu penyerapan kalsium, menyebabkan tulang rapuh dan meningkatkan risiko patah tulang, terutama jika dikonsumsi sejak muda.
Kafein pada minuman bersoda bisa menyebabkan sulit tidur, jantung berdebar, dan bahkan kecanduan, karena efek stimulan pada sistem saraf.
Minuman bersoda sebaiknya dikonsumsi secara sangat terbatas atau diganti dengan alternatif yang lebih sehat seperti air putih, jus buah alami, atau infused water. (Z-4)
Biasanya minuman ini ditambahkan gula, perasa buatan, pewarna, dan bahan pengawet untuk memberikan rasa manis dan kesegaran.
Studi menunjukkan bahwa minum minuman bersoda secara rutin dapat memicu pertumbuhan bakteri usus yang dikaitkan dengan risiko depresi.
Minuman berpemanis dikaitkan dengan peningkatan risiko sekitar 50%, sementara minuman rendah atau tanpa tambahan gula meningkatkan risiko hingga 60%.
Minum satu kaleng minuman bersoda setiap hari baik versi manis maupun versi diet dapat meningkatkan risiko terkena penyakit hati berdasarkan penelitian terbaru di Tiongkok
Soda mungkin terasa menyegarkan, tetapi sebaiknya dikonsumsi dengan sangat terbatas atau dihindari sama sekali, apalagi oleh anak-anak, penderita diabetes, dan orang dengan risiko obesitas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved