Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MINUMAN bersoda adalah jenis minuman yang mengandung air berkarbonasi, yaitu gas karbon dioksida yang dilarutkan di dalam air bertekanan sehingga menghasilkan gelembung-gelembung atau sensasi berbuih di mulut.
Biasanya minuman ini ditambahkan gula, perasa buatan, pewarna, dan bahan pengawet untuk memberikan rasa manis dan kesegaran.
Minuman bersoda mengandung gula dan kalori tinggi. Konsumsi berlebihan menyebabkan penumpukan lemak tubuh dan berat badan naik drastis.
Kadar gula dalam soda bisa mencapai 10 sampai 12 sendok teh per kaleng. Gula berlebih membuat tubuh sulit mengatur insulin, sehingga meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
Asam fosfat dan gula dalam soda bisa mengikis enamel gigi, menyebabkan gigi berlubang, ngilu, dan menguning.
Konsumsi rutin minuman bersoda dapat menaikkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida, sehingga memperbesar peluang penyakit jantung koroner.
Penelitian menunjukkan konsumsi gula berlebihan dari soda bisa menurunkan daya ingat dan konsentrasi, terutama jika diminum dalam jangka panjang.
Kandungan fosfat tinggi dalam soda dapat mengganggu penyerapan kalsium, sehingga meningkatkan risiko osteoporosis dan tulang rapuh.
Kafein dalam soda bisa menyebabkan insomnia, sulit tidur, dan membuat tubuh cepat lelah di siang hari.
Soda mengandung kafein dan gula yang bisa membuat seseorang ketagihan dan sulit berhenti mengonsumsinya.
Terlalu sering minum soda membuat tubuh kenyang semu, sehingga asupan gizi penting berkurang.
Kandungan natrium dan kafein dalam soda bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah secara bertahap.
Kandungan karbonasi bisa membuat perut kembung, begah, dan asam lambung naik.
Gabungan efek dari gula, lemak, dan tekanan darah tinggi membuat tubuh rentan terhadap penyakit metabolik kronis.
Soda dapat memicu penuaan dini, jerawat, dan kulit kusam karena tingginya kadar gula yang mempercepat kerusakan kolagen.
Sering minum minuman bersoda bisa berdampak buruk bagi hampir seluruh sistem tubuh, mulai dari gigi, jantung, hingga kulit. Minumlah air putih, jus buah alami, atau infused water sebagai alternatif yang lebih sehat. (Z-4)
Minuman ini biasanya juga mengandung gula, pewarna, perasa buatan, dan kafein, yang memberi rasa manis dan sensasi menyegarkan.
Studi menunjukkan bahwa minum minuman bersoda secara rutin dapat memicu pertumbuhan bakteri usus yang dikaitkan dengan risiko depresi.
Minuman berpemanis dikaitkan dengan peningkatan risiko sekitar 50%, sementara minuman rendah atau tanpa tambahan gula meningkatkan risiko hingga 60%.
Minum satu kaleng minuman bersoda setiap hari baik versi manis maupun versi diet dapat meningkatkan risiko terkena penyakit hati berdasarkan penelitian terbaru di Tiongkok
Soda mungkin terasa menyegarkan, tetapi sebaiknya dikonsumsi dengan sangat terbatas atau dihindari sama sekali, apalagi oleh anak-anak, penderita diabetes, dan orang dengan risiko obesitas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved