Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
RUTIN berjalan tujuh ribu langkah per hari ternyata dapat memberikan manfaat bagi tubuh untuk mengurangi berbagai risiko penyakit. Meski banyak orang menargetkan 10 ribu langkah per hari merupakan standar kesehatan, tetapi tujuh ribu langkah per hari juga memiliki dampak yang sangat baik bagi tubuh.
Berdasarkan penelitian yang diterbitkan The Lancet Public Health, berjalan tujuh ribu langkah per hari dapat menurunkan berbagai risiko penyakit seperti kardiovaskular, demensia, depresi, hingga kanker. Ditemukan hubungan dosis-respons non-linear dengan titik infleksi sekitar 5.000–7.000 langkah per hari. Tujuh ribu langkah per hari dikaitkan dapat menurunkan risiko penyakit kardiovskular 25%, kanker 6%, depresi 22%, dan risiko demensia yang bisa turun sampai 38%.
Meskipun 10 ribu langkah per hari kerap menjadi target seseorang untuk aktif bergerak, namun tujuh ribu langkah bisa dianggap lebih realistis dan dapat dicapai oleh sebagian orang. Volume langkah harian secara konsisten dapat dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap hasil kesehatan.
Sekitar tujuh ribu langkah per hari dikaitkan dengan penurunan risiko untuk berbagai penyakit yang dianalisis dan mungkin dapat dijadikan target kuantitatif praktis dalam kesehatan masyarakat.(M-2)
Studi terbaru mengungkap jalan kaki lebih dari 10 menit dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian dini, terutama bagi orang dengan gaya hidup sedentari.
Telur merupakan sumber protein hewani yang sudah menjadi pangan pokok dan banyak dikonsumsi masyarakat.
Obesitas dan diabetes, dua penyakit kardiovaskular yang semakin meningkat di Indonesia, tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga menimbulkan beban sosial dan ekonomi.
PENELITIAN yang diterbitkan dalam Jurnal Asosiasi Jantung Amerika menemukan infeksi virus kronis tertentu seperti herpes zoster dan hepatitis C dapat meningkatkan risiko kardiovaskular.
Banyak kebiasaan yang tampak sepele ternyata membawa dampak besar bagi jantung dalam jangka panjang.
Fenomena stroke di usia muda meningkat. Stres kronis, gaya hidup modern, dan tekanan emosional kini jadi faktor utama risiko stroke generasi produktif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved