Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Baru-baru ini, kemunculan meteor di Cirebon membuat masyarakat geger. Pasalnya kejadian ini banyak disangkut-pautkan dengan berbagai hal, seperti kebakaran dekat Tol Ciperna, Cirebon.
Terkait dengan hal itu, Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memastikan bahwa kejadian itu tidak memiliki keterkaitan.
“Jadi tidak ada kaitannya dengan kobaran api dan kebakaran,” ungkapnya dilansir dari video Antara.
Lebih lanjut, dia pun menjelaskan bahwa jika meteor jatuh ke daratan, dapat dipastikan hal itu tidak akan membakar daerah di sekitarnya karena meteor tidak menimbulkan api.
“Kalaupun sebut saja ada meteor yang jatuh, itu sama sekali tidak akan membakar karena meteor itu tidak menimbulkan api. Jadi kalau pun jatuhnya di darat itu tidak akan menimbulkan kebakaran,” tegas Thomas.
Perlu diketahui, masyarakat dihebohkan dengan suara dentuman yang terdengar di wilayah Kabupaten Kuningan hingga Kabupaten Cirebon, Minggu malam (5/10), disebabkan oleh meteor berukuran cukup besar yang melintas di langit Jawa Barat.
Diperkirakan ukuran meteor Cirebon sekitar 3 hingga 5 meter dan jatuh ke laut serta tidak berkaitan dengan kejadian kebakaran. (E-3)
Salah satu fenomena utama terjadi pada Maret 2026, ketika gerhana Bulan total dapat diamati dari Indonesia.
Sebuah meteor terekam melintas di langit malam di atas Gunung Fuji, Jepang, pada 26 Desember 2025. Video viral ini memicu diskusi dan kekaguman warganet di media sosial.
Hampir dua bulan lalu, tepatnya pada Minggu malam, 5 Oktober 2025, warga Cirebon, Jawa Barat, dikejutkan oleh dentuman keras yang terjadi di langit.
Langit malam Indonesia baru-baru ini disinari oleh pertunjukan cahaya yang spektakuler dari Hujan Meteor Taurid Utara.
Fenomena hujan meteor Orionid berlangsung sepanjang Oktober hingga awal November. Puncaknya akan terjadi pada 21-22 Oktober.
Warga Kuningan dan Cirebon, Jawa Barat, dikejutkan oleh dentuman keras dan getaran kuat pada Minggu (5/10) malam. Setelah diselidiki, sumber suara tersebut ternyata berasal dari meteor.
Hampir dua bulan lalu, tepatnya pada Minggu malam, 5 Oktober 2025, warga Cirebon, Jawa Barat, dikejutkan oleh dentuman keras yang terjadi di langit.
BRIN mengonfirmasi bahwa fenomena dentuman keras dan cahaya bola api yang disaksikan warga di wilayah Cirebon dan sekitarnya pada Minggu (5/10) malam disebabkan oleh jatuhnya meteor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved