Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
Sudahkah Anda pernah merasa jantung berdegup kencang saat cicak tiba-tiba jatuh tepat di kepala? Kejadian ini sering membuat orang panik. Banyak yang percaya itu pertanda sial besar, seperti musibah atau kematian. Tapi, bagaimana pandangan kejatuhan cicak di kepala menurut Islam? Apakah ada dasar agama yang mendukung mitos ini? Dalam artikel ini, kita akan bahas secara sederhana agar mudah dipahami.
Di masyarakat Indonesia, terutama dari budaya Jawa, kejatuhan cicak di kepala dianggap sebagai firasat buruk. Beberapa cerita populer meliputi:
Mitos ini berasal dari kepercayaan lama, tapi apakah benar? Mari kita lihat dari sisi Islam.
Menurut Islam, cicak bukan hewan haram, tapi termasuk hewan fasik atau pengganggu. Rasulullah SAW menganjurkan membunuhnya karena sering merusak makanan dan rumah. Tidak ada hadits yang bilang kejatuhan cicak di kepala adalah pertanda sial.
Salah satu hadits shahih dari Ummu Syarik radhiyallahu 'anha, diriwayatkan oleh Imam Muslim:
Teks Arab:
لَقَدْ أَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقْتُلَ الْوَزَغَ
Teks Latin:
Laqad amaranī Rasūlullāhi shallallāhu 'alayhi wa sallam an aqtula al-wazagh.
Terjemahan:
"Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahku untuk membunuh cicak (wazagh)."
Hadits ini menunjukkan cicak boleh dibunuh, tapi bukan karena membawa sial. Justru, membunuhnya saat jatuh bisa dapat pahala, asal niatnya benar.
Islam melarang percaya pada takhayul seperti ini. Hal itu disebut tathayyur, yaitu meramal nasib buruk dari tanda-tanda alam yang tak berhubungan. Rasulullah SAW bersabda dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim:
Teks Arab:
الطِّيَرَةُ فِي الْإِسْلَامِ شِرْكٌ
Teks Latin:
At-tiyaratu fī al-Islāmi syirkun.
Terjemahan:
"Takhayul (meramal buruk) dalam Islam adalah syirik."
Jadi, kejatuhan cicak di kepala menurut Islam hanyalah kejadian biasa. Jangan biarkan mitos mengganggu hati. Allah SWT yang mengatur takdir kita, seperti firman-Nya dalam Al-Quran Surah At-Thalaq ayat 3:
Teks Arab:
وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ
Teks Latin:
Wa may yatawakkal 'alallāhi fahuwa hasbuhu.
Terjemahan:
"Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya)."
Jika cicak jatuh di kepala, lakukan langkah sederhana ini:
Ingat, Islam ajarkan kita untuk fokus pada ibadah, bukan takhayul.
Kejatuhan cicak di kepala menurut Islam bukanlah pertanda sial, melainkan ujian kecil untuk menguatkan iman. Dengan memahami hadits shahih dan ayat Al-Quran, kita bisa hidup lebih tenang. Jangan biarkan mitos menguasai pikiran.
Pelajari kejatuhan cicak menurut Islam: Hukum mitos sial, hadits shahih, dan ayat Al-Quran. Jangan takut, pahami ajaran Islam yang benar!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved