Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKAN berat adalah aktivitas mengonsumsi makanan utama dalam porsi besar yang biasanya terdiri dari sumber karbohidrat, lauk berprotein, sayuran, serta tambahan lemak atau minyak.
Makan berat adalah konsumsi makanan utama dalam porsi besar yang berfungsi sebagai sumber energi utama tubuh.
Perut terasa penuh, kembung, dan tidak nyaman.
Makanan bisa naik kembali ke kerongkongan saat berbaring.
Tidur jadi gelisah karena perut bekerja keras mencerna.
Akibat pola makan yang tidak teratur.
Tubuh masih sibuk mencerna sisa makanan.
Kalori yang masuk tidak terbakar optimal saat tidur.
Risiko obesitas meningkat.
Jam biologis tubuh kacau karena pola makan tidak sesuai ritme sirkadian.
Bisa memicu diabetes tipe 2 dalam jangka panjang.
Terutama jika makanan berat mengandung lemak jenuh.
Akibat berat badan naik dan metabolisme kacau.
Konsumsi makanan berat tinggi garam atau lemak di malam hari bisa memperburuk kondisi kardiovaskular.
Organ bekerja ekstra saat seharusnya beristirahat.
Jika kebiasaan terus berlangsung.
Tubuh lebih cepat lelah, mudah sakit, dan konsentrasi berkurang.
Sering makan berat tengah malam bisa merusak sistem pencernaan, mengacaukan metabolisme, dan meningkatkan risiko penyakit serius jika menjadi kebiasaan. (Z-4)
Ketika malam tiba, rasa lapar kerap menghampiri, dan kita cenderung memilih untuk makan. Namun, tanpa disadari, makan malam dengan makanan berat dapat meningkatkan risiko terkena diabetes.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved