Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KACANG kedelai adalah sejenis tanaman polong-polongan yang berasal dari Asia Timur dan telah menjadi salah satu sumber pangan utama di dunia.
Dalam bahasa ilmiah, kedelai disebut Glycine max. Kacang kedelai ini memiliki kandungan gizi yang tinggi dan banyak manfaatnya.
Kedelai mengandung protein lengkap dengan asam amino esensial, sehingga baik untuk membangun otot, memperbaiki jaringan tubuh, dan menjadi alternatif pengganti daging bagi vegetarian/vegan.
Isoflavon pada kedelai dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik, sehingga menyehatkan jantung.
Kandungan lemak tak jenuh tunggal dan ganda dalam kedelai baik untuk kesehatan jantung serta mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Kedelai kaya kalsium, magnesium, dan isoflavon yang membantu menjaga kepadatan tulang serta mencegah osteoporosis, terutama pada wanita menopause.
Protein dan serat pada kedelai dapat menstabilkan kadar gula darah, baik untuk penderita diabetes atau yang ingin mencegah diabetes tipe 2.
Kedelai mengandung serat yang membantu melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, serta menjaga kesehatan usus.
Isoflavon pada kedelai berperan mirip estrogen alami, sehingga bisa mengurangi hot flashes, keringat malam, dan perubahan mood pada wanita menopause.
Protein tinggi pada kedelai membuat rasa kenyang lebih lama, membantu mengontrol nafsu makan, dan mendukung program diet sehat.
Isoflavon kedelai dapat meningkatkan elastisitas kulit, mengurangi keriput, dan menjaga kelembapan kulit.
Konsumsi kedelai dalam jumlah cukup dikaitkan dengan berkurangnya risiko kanker payudara dan kanker prostat berkat isoflavonnya.
Kandungan lesitin dan isoflavon dalam kedelai dapat mendukung fungsi kognitif dan daya ingat, serta berpotensi mencegah penurunan fungsi otak akibat penuaan.
Protein nabati kedelai membantu memperkuat akar rambut, mengurangi kerontokan, serta menjaga rambut tetap sehat dan berkilau.
Kedelai bisa dikonsumsi dalam bentuk tempe, tahu, susu kedelai, edamame, atau olahan lain. (Z-4)
Tanaman ini menghasilkan biji berwarna kuning, hijau, cokelat, atau hitam yang dikenal sebagai biji kedelai, dan digunakan dalam berbagai olahan makanan seperti tempe
Kedelai banyak dibudidayakan di berbagai negara, termasuk Indonesia, dan dikenal sebagai sumber protein nabati yang sangat tinggi.
Kacang ini dikenal sebagai salah satu sumber protein nabati terbaik dan banyak dikonsumsi di seluruh dunia, terutama di Asia.
Jika dikonsumsi berlebihan saat hamil, kedelai ternyata bisa jadi sumber masalah genital pada janin laki-laki.
Kenaikan harga kedelai dikhawatirkan bisa mencapai Rp15 ribu per kilogram
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved