Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
BADAN Gizi Nasional (BGN) menyebut saat ini ada 22 ribu calon mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah mendaftar dan akan diseleksi kembali.
Staf Khusus Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Redy Hendra Gunawan menjelaskan percepatan program makan bergizi gratis (MBG) menjadi target dari BGN. Kecepatan ini dipengaruhi oleh kecepatan penyediaan infrastruktur satuan pelayanan pembunuhan gizi. Sampai saat ini dari total 1.861 satuan pelayanan ini yang telah beroperasi semuanya merupakan infrastruktur yang berasal dari mitra badan gizi nasional.
"Sampai saat ini sudah ada kurang lebih 22 ribu mitra yang sudah mendaftar dalam platform BGN dan kami sedang melakukan proses verifikasi terhadap mitra yang layak menjadi mitra badan gizi nasional," kata Redy dalam konferensi pers, Kemarin (29/6).
Diketahui penerima manfaat MBG per 29 Juni 2025 mencapai 5,5 juta anak. Sementara Jumlah yang sudah beroperasi di seluruh wilayah di Indonesia berjumlah 1.861 SPPG.
"Penerima manfaat MBG mencakup 5.582.470 penerima manfaat. Selama 7 hari ke belakang ada penambahan penerima manfaat sejumlah 373.531 penerima manfaat dengan kategori sasaran dari tingkat PAUD, TK, dan Raudhatul Athfal totalnya 321.702 siswa. Kemudian tingkat SD dan MI totalnya 2.400.183 siswa," paparnya.
Selanjutnya pada tingkat SMP, MTS, dan sederajat totalnya mencakup 1.534.442 anak. Kategori SMK, SMA, sederajat totalnya sudah mencakup 1.169.979 anak. Dari santri pondok pesantren totalnya 27.760 santri. Dari PKBM dan SLB totalnya 10.319 siswa dan dari seminari ada 802 siswa.
Ia menegaskan BGN secara rutin melakukan pemantauan pengawasan serta evaluasi terhadap program makan bergizi gratis tentu pemantauan dan pengawasan yang kami lakukan dilakukan dari mulai level pusat kemudian regional bahkan sampai unit terkecil di satuan pelayanan pemenuhan gizi.
"Kami sangat rutin melakukan koordinasi dan evaluasi untuk bisa menjalankan program makan bergizi gratis secara efektif optimal dan bisa tercapai target yang sudah kami tetapkan," pungkasnya. (H-4)
Dadan menargetkan seluruh pembangunan SPPG, baik di wilayah aglomerasi maupun terpencil, dapat diselesaikan paling lambat akhir Oktober hingga pertengahan November 2025.
Kemendagri mendorong percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Dapur SPPG ini merupakan upaya nyata pemerintah Kabupaten Ciamis dalam meningkatkan kualitas gizi anak sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
Di antara dapur-dapur yang perlu ditarget tersebut, sambung Nyoto, berada di wilayah Papua.
Dengan demikian, sedikitnya 38.500 siswa di Lamongan telah menerima program MBG.
Ombudsman minta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menerapkan standar pelayanan publik dalam pendistribusian makan bergizi gratis (MBG)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved