Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
MALAM Nisfu Sya'ban, yang jatuh pada pertengahan bulan Sya'ban, memiliki makna yang mendalam bagi umat Islam. Malam ini dikenal sebagai waktu yang penuh rahmat dan ampunan, di mana banyak umat Muslim yang memanfaatkan kesempatan untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Menurut hadits Rasulullah SAW, Allah SWT memperhatikan makhluk-Nya pada malam ini, memberikan ampunan kepada mereka yang memohon dengan tulus, kecuali bagi orang-orang yang bermusuhan atau kafir.
Di balik keutamaannya, Malam Nisfu Sya'ban juga memberikan kesempatan emas bagi umat Islam untuk melakukan amalan-amalan khusus.
Malam Nisfu Sya'ban dikenal sebagai malam penuh rahmat dan ampunan. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:
"Allah memperhatikan makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya'ban dan mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang kafir dan orang yang bermusuhan."
Meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai kekuatan sanad hadits ini, mayoritas ulama sepakat bahwa Malam Nisfu Sya'ban merupakan waktu yang tepat untuk memohon ampunan dan rahmat dari Allah SWT.
Berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan untuk menghidupkan Malam Nisfu Sya'ban:
Disunahkan untuk melaksanakan shalat Isya berjamaah dan bertekad kuat untuk melaksanakan shalat Subuh berjamaah. Amalan ini juga baik dilakukan di malam Nisfu Sya'ban, awal malam bulan Rajab, dan malam Jumat karena pada malam-malam tersebut doa dikabulkan.
Tradisi membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali pada Malam Nisfu Sya'ban telah berkembang di berbagai komunitas Muslim. Setelah setiap kali membaca, dianjurkan untuk berdoa dengan niat yang berbeda:
Setelah membaca Surat Yasin, umat Islam biasanya melafalkan doa sebagai bentuk permohonan kepada Allah.
Menghidupkan malam dengan memperbanyak dzikir dan istighfar merupakan amalan yang dianjurkan. Hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memohon ampunan atas segala dosa yang telah dilakukan.
Berdoa dengan penuh ketulusan menjadi inti dari ibadah pada malam ini. Umat Islam dianjurkan untuk memohon kebaikan dunia dan akhirat, serta memohon ampunan dan rahmat dari Allah SWT.
Sedekah juga merupakan amalan yang dianjurkan pada Malam Nisfu Sya'ban. Amalan ini menunjukkan rasa syukur atas nikmat Allah dan keinginan untuk berbagi kepada sesama.
Malam Nisfu Sya'ban adalah momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan melaksanakan amalan-amalan yang dianjurkan, seperti shalat berjamaah, membaca Surat Yasin, memperbanyak dzikir dan istighfar, berdoa dengan tulus, dan bersedekah, diharapkan kita dapat meraih keutamaan dan keberkahan pada malam yang penuh rahmat ini. (NU/Baznas/Z-3)
Sambut Nisfu Sya’ban 2026 pada 3 Februari. Simak jadwal lengkap, makna spiritual malam ampunan, serta panduan amalan sunnah.
Jelang Ramadan 2026, pahami makna mendalam dan keutamaan malam Nisfu Sya’ban sebagai momentum ampunan dan introspeksi diri.
Malam Nisfu Sya’ban diyakini sebagai malam penuh rahmat dan ampunan, di mana Allah SWT memberi perhatian khusus kepada hamba-Nya yang memohon ampun dan kebaikan.
Secara harfiah, Nisfu Sya'ban berarti pertengahan bulan Sya'ban, yakni malam ke-15. Dalam tradisi Islam, malam ini diyakini sebagai waktu di mana Allah SWT memperhatikan hamba-Nya
Doa ini biasanya dibaca setelah ibadah malam seperti shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, dan dzikir, terutama pada malam Nisfu Sya’ban yang diyakini sebagai waktu penuh rahmat
Simak jadwal lengkap malam Nisfu Syaban 1447 H (2026), keutamaan, bacaan doa, serta amalan sunah untuk meraih ampunan jelang Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved