Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko menegaskan bahwa prioritas riset nasional tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo. Fokus riset tetap diarahkan pada tiga sektor utama, yakni pangan, energi, dan kemandirian kesehatan. Selain itu, riset juga diarahkan untuk mendukung pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan guna meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri.
"Prioritas riset nasional saat ini sebenarnya tidak terlalu berubah seperti pada saat Pak Jokowi II. Kita masih diminta untuk fokus pada pangan, energi, dan kemandirian kesehatan," ujar Handoko dalam agenda audiensi Media Indonesia dengan BRIN di kantor BRIN, Jakarta Pusat, Selasa (11/2).
Handoko menjelaskan BRIN juga mendorong riset untuk memperkuat ekonomi berbasis pengetahuan. Menurutnya, penting untuk memberikan nilai tambah pada komoditas yang sudah dimiliki Indonesia agar nilai ekonominya meningkat.
"Gimana bisa memberikan nilai tambah yang lebih dari komoditas-komoditas yang memang sudah kita miliki supaya nilai ekonominya lebih tinggi," tambahnya.
Dalam bidang energi, Handoko mengungkapkan BRIN memiliki dua fokus utama. Pertama, BRIN berupaya menghijaukan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batu bara melalui teknologi co-firing dengan biomassa lokal. Langkah ini dianggap sebagai bagian dari transisi menuju energi yang lebih bersih.
"Untuk energi itu sebenarnya tidak banyak yang bisa kita lakukan. Hanya ada dua: yang pertama itu untuk lebih menghijaukan PLTU Batubara dengan co-firing. Tidak ada cara lain selain memanfaatkan biomassa lokal sebagai campuran," jelasnya.
Kedua, BRIN juga tengah mempersiapkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Handoko menegaskan persiapan pembangunan PLTN memerlukan waktu yang panjang dan tidak bisa dilakukan secara mendadak.
"PLTN juga enggak bisa mendadak. Bukan karena hari ini kita putuskan, besok bisa langsung dibangun. Jadi perlu waktu cukup lama, dan persiapan sudah kami lakukan sejak lama," pungkasnya.(M-2)
PEMERINTAH tengah menyiapkan kebijakan efisiensi kerja, termasuk opsi penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi sektor tertentu.
Penghematan energi dapat dicapai dengan menekan energi yang terbuang dari tiga faktor utama: gaya mengemudi, kondisi kendaraan, dan beban muatan.
Sebagaimana diketahui, ketergantungan Indonesia terhadap impor energi diketahui masih cukup tinggi.
sistem energi Indonesia memiliki ketahanan yang cukup kuat untuk menghadapi dinamika global, termasuk potensi gejolak harga minyak dunia akibat gejolak geopolitik konflik di timur tengah
Penurunan produksi di tiga negara pertama sekitar seperlima dari total produksi Januari mereka, dan di Irak mencapai 70%, menurut laporan tersebut.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Eko Hendro Purnomo menegaskan pentingnya kesiapan sektor energi dan transportasi darat pada periode arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2026.
Berdasarkan filosofi keseimbangan Yin dan Yang, jamur kuping dipercaya mampu mengembalikan harmoni organ tubuh yang terganggu akibat penyakit.
Selain hipertensi, diabetes dan influenza juga menduduki posisi teratas dalam daftar keluhan kesehatan di posko pemantauan mudik.
Sakit tenggorokan saat bangun tidur bisa disebabkan dehidrasi, alergi, hingga GERD. Kenali 6 penyebab paling umum dan cara mencegahnya sebelum kondisi semakin parah.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya pengendalian polusi udara yang dilakukan secara terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi antar daerah.
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan tubuh terus dilakukan berbagai pihak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved