Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mendata ada sebanyak 10 ribu siswa di lembaga pendidikan di bawah binaan Kemenag calon menerima program makan bergizi gratis (MBG) tahun 2025.
''Hasil pendataan di lapangan sesuai petunjuk teknis, tercatat 10 ribu siswa dan santri di Kabupaten Bangka calon memperoleh program MGB,'' kata Plt Kepala Kantor Kemenag Bangka, Akhmad Zakwan di Sungailiat, Sabtu (4/1).
Puluhan ribu siswa dan santri itu berasal dari lembaga pendidikan tingkat Raudhatul Athfal (RA) jenjang setingkat PAUD, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Madrasah Tsanawiyah (Mts) hingga Madrasah Aliyah (MA) negeri dan swasta di Bangka.
Dari 10 ribu peserta didik atau santri tersebut, ada sekitar delapan ribu lebih dari pendidikan formal (RA, MI, Mts dan MA), dan sisanya dari pendidikan kesetaraan seperti pondok pesantren dan yang lain.
Dimasukkan santri dari pesantren untuk memperoleh program MBG kata dia, berdasarkan instruksi Kementerian Agama RI.
''Kami masih menunggu petunjuk teknis dalam pelaksanaan program MBG, apakah bergabung dengan pemerintah daerah atau langsung dari pusat,'' jelas Akhmad.
Prinsipnya, Kemenag Bangka siap menyukseskan program MBG 2025 yang merupakan program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran. ''Program MBG memberikan manfaat besar untuk mempersiapkan generasi Indonesia yang sehat dan cerdas,'' ujarnya.
Dia mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa Kemenag Kabupaten Bangka sudah menyiapkan data siswa calon penerima program MBG dan siap melaksanakan program tersebut baik bergabung dengan pemerintah daerah atau sebaliknya. (S-1)
Pemerintah menargetkan perluasan signifikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran penerima manfaat mencapai sekitar 80 juta orang pada pertengahan 2026
BGN menegaskan bahwa intervensi pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita (Kelompok B3) menjadi prioritas utama MBG selama periode akhir tahun 2025.
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah IKN berjalan lancar, memperkuat pemenuhan gizi anak sekolah serta meningkatkan kualitas kesehatan dan SDM menuju Indonesia Emas 2045.
Pengamat komunikasi Emrus Sihombing menilai Badan Gizi Nasional menunjukkan sikap positif dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis.
DI tengah riuh dunia yang bergerak semakin cepat, ketika teknologi mengatur ritme zaman dan modal mengalir melampaui batas-batas negara, Indonesia menenangkan diri sejenak.
Gubernur Kalsel Muhidin mendorong perluasan Program Makan Bergizi Gratis hingga 13 kabupaten/kota dan menekankan penguatan pengawasan keamanan pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved