Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BEGADANG adalah kebiasaan tidur larut malam atau tetap terjaga hingga dini hari, sering kali untuk menyelesaikan pekerjaan, hiburan, atau kegiatan lainnya.
Secara umum, begadang berarti mengurangi durasi tidur dengan sengaja, yang biasanya mengganggu siklus tidur alami tubuh.
Sering begadang atau tidur larut malam dapat berdampak negatif bagi kesehatan tubuh dan kesejahteraan mental.
Begadang secara teratur dapat memengaruhi keseimbangan hormon yang berhubungan dengan suasana hati, menyebabkan stres, kecemasan, dan depresi.
Tidur yang tidak cukup dapat mengganggu proses pengonsolidasi informasi dalam otak, sehingga menurunkan daya ingat dan konsentrasi saat beraktivitas.
Kurang tidur mengurangi kewaspadaan dan waktu reaksi, yang meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan, baik di jalan raya maupun saat beraktivitas.
Begadang mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi, meningkatkan risiko terkena penyakit seperti flu atau pilek.
Kebiasaan begadang yang terus-menerus dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan masalah pembuluh darah, seperti hipertensi.
Begadang dapat mengganggu metabolisme tubuh, yang dapat menyebabkan peningkatan risiko diabetes tipe 2 karena ketidakseimbangan gula darah.
Kurang tidur dapat mengganggu fungsi pencernaan dan memperburuk masalah seperti sakit perut, gastritis, atau indigesti.
Tidur yang tidak cukup menghambat kemampuan berpikir jernih, membuat seseorang kesulitan untuk memecahkan masalah atau membuat keputusan yang tepat.
Tubuh yang kekurangan tidur tidak dapat pulih sepenuhnya, yang dapat menurunkan kekuatan otot dan daya tahan tubuh, menghambat kinerja fisik dan aktivitas olahraga.
Kurang tidur dapat memengaruhi kadar hormon yang mengatur nafsu makan, seperti ghrelin dan leptin, yang dapat meningkatkan rasa lapar dan menyebabkan kenaikan berat badan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa begadang secara teratur dapat meningkatkan risiko terkena kanker, khususnya kanker payudara dan kanker prostat, karena gangguan pada siklus tidur alami tubuh.
Begadang menyebabkan kulit kehilangan kelembapan alami dan mempercepat penuaan kulit, yang mengarah pada munculnya keriput, mata panda, dan kulit kusam.
Begadang memengaruhi kadar hormon tubuh, yang dapat mengganggu proses metabolisme, siklus menstruasi pada wanita, dan menyebabkan ketidakseimbangan hormon lainnya.
Begadang, jika dilakukan secara terus-menerus, dapat membawa dampak serius bagi kesehatan fisik dan mental. Oleh karena itu, penting untuk menjaga pola tidur yang teratur dan cukup agar tubuh dapat berfungsi dengan optimal.
Idealnya, orang dewasa memerlukan sekitar 7-9 jam tidur setiap malam untuk mendukung kesehatan yang baik. (Z-12)
Begadang tidak dianjurkan jika dilakukan terlalu sering, karena dapat mengganggu ritme biologis dan berdampak buruk pada kesehatan fisik maupun mental
begadang membuat durasi dan kualitas tidur berkurang, sehingga tubuh tidak mendapat waktu istirahat yang cukup untuk memulihkan energi dan memperbaiki sel.
Agar tidak begadang, coba tidur dan bangun di jam yang sama, kurangi layar gadget sebelum tidur, hindari kafein malam hari, serta ciptakan suasana kamar yang nyaman.
Secara umum, begadang membuat tubuh kehilangan waktu istirahat yang cukup, sehingga dapat berdampak pada kesehatan fisik, mental, dan produktivitas jika dilakukan terlalu sering.
Biasanya, alasan begadang untuk belajar atau bekerja sampai larut, menonton film, bermain game, atau main HP terlalu lama, insomnia atau masalah tidur lainnya, stres dan overthinking
Begadang dapat memengaruhi fisik dan mental: risiko diabetes, hipertensi, depresi, hingga umur lebih pendek. Tips tidur sehat untuk kronotipe malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved