Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PESATNYA kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi saat ini, generasi muda Indonesia menghadapi beragam problematika seperti tekanan sandwich generation, persaingan tak sehat, adu eksistensi di media sosial, hingga ancaman teknologi artificial intelligence (AI).
Praktisi Komunikasi dan Human Resources, Mala Ekayanti mengatakan dengan berbagai masalah tersebut generasi muda perlu menguatkan pola pikir bertumbuh (growth mindset).
Ia menjelaskan anak muda yang mendapat pendidikan tinggi, apalagi beasiswa harus berani mendobrak tembok-tembok pembatas pemikiran tentang kemampuan diri, sehingga menjadi pribadi yang berkeinginan kuat untuk berkembang. Growth mindset harus dilatih dengan mau terbuka atas segala kemungkinan dan adaptif terhadap aneka persoalan.
"Sangat penting untuk memiliki growth mindset karena kemampuan yang kita miliki sekarang, tidak hanya terbatas sampai di sini saja. Learning is a long journey, jadikan kesalahan itu sebagai pelajaran untuk terus bertumbuh," kata Mala, Selasa (19/11).
Ia mencontohkan kehadiran teknologi kecerdasan buatan atau AI, jika hanya bertumpu pada fixed mindset, maka akan direspon sebagai ancaman. Namun jika memiliki pola pikir growth mindset, Generasi Z akan mampu menghadapi ancaman tersebut dengan strategis, adaptif, mau belajar, dan berkolaborasi untuk menguasainya.
"Generasi muda khususnya Gen Z sangat resourceful. Di sisi lain, perkembangan teknologi juga punya sisi positif, makin lama makin banyak tugas yang tidak dikerjakan manusia. Nah kita justru harus berpikir lebih strategis, dengan menguasai hal-hal yang tidak bisa dikerjakan dengan mesin, karena potensi kita lebih dari itu," ujar Mala.
Djarum Foundation melalui Djarum Beasiswa Plus menguatkan growth mindset 516 Beswan Djarum (penerima Djarum Beasiswa Plus) yang berasal dari 97 perguruan tinggi di 35 provinsi.
Co-Founder dan COO Blibli Lisa Widodo menjelaskan, growth mindset atau pemikiran yang bertumbuh akan membantu generasi muda menemukan potensi diri yang tak terbatas. Ia menyebut kontemplasi diri dapat menjadi cara untuk memunculkan growth mindset.
Selain itu, kegigihan dalam mencari solusi dari sebuah masalah, akan mendorong pola pikir bertumbuh.
"Mengenali diri sendiri, refleksi kehidupan kita sehari-hari merupakan fundamental dalam menumbuhkan pola berpikir yang baru. Tidak ada yang kebetulan, tapi harus dipersiapkan. Be the authentic version of yourself, tanyakan pada diri sendiri apa yang saya cari? What kind of legacy yang ingin kita berikan? Tidak ada usaha yang sia-sia dalam menggali potensi diri," ungkapnya. (Z-10)
Hal tersebut terungkap dalam Survei RIMBA atau Sukarelawan Indonesia Pembela Alam yang dilakukan pada 12 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
Sekitar 85,1% responden mengaitkan stres dengan kesulitan dalam kesehatan usus, sementara kebiasaan makan yang tidak teratur juga turut memperburuk kondisi.
RUMAH bagi generasi muda kini tidak lagi semata dipilih berdasarkan luas bangunan atau jumlah kamar.
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Awalnya mereka merasa terinspirasi dari postingan teman-temannya, sehingga kemudian ingin ikut pula menginspirasi.
Gen Z menjadi aktor utama dan ujung tombak penggunaan teknologi digital dalam memberikan inovasi ekosistem keuangan digital
Untuk mengatur pola pikir harus memperhatikan cara kerja otak memberi sinyal lapar dan kenyang.
Apa Maksud dari Pola Pikir Positif. Pola pikir positif: kunci sukses & bahagia! Ubah tantangan jadi peluang, raih tujuanmu dengan optimisme & energi positif. Pelajari caranya!
Eating Reorder (ER) adalah program gaya hidup sehat berbasis pendekatan alami yang menggabungkan transformasi pola pikir dengan pola makan.
Dengan melatih kesadaran penuhnya, seseorang dapat fokus pada hal-hal yang dikerjakan atau momen saat ini.
Zoya menjelaskan tanda seksual sekunder atau pubertas hanya terjadi satu kali yang biasanya adanya perubahan fisik yang sangat drastis dari anak-anak ke masa remaja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved