Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama menanggapi terkait batalnya kenaikan cukai rokok pada 2025. Menurutnya, perlu ketegasan bahwa kebiasaan merokok jelas-jelas mengganggu kesehatan.
“Ini tidak bisa dikompromikan lagi, bukti ilmiah sudah amat jelas, sehingga kita harus melindungi rakyat kita dari bahaya kesehatan asap rokok,” ungkapnya, Senin (30/9).
Lebih lanjut, UU Kesehatan 2023 dan aturan turunannya sudah sangat jelas memuat berbagai aturan tentang rokok dan kesehatan. Tentu regulasi ini perlu diimplementasikan secara nyata di lapangan dengan program dan kegiatan yang nyata, terukur dan termonitor dari waktu ke waktu dalam 5 tahun ke depan.
“Secara umum tentu kita mengharapkan agar pemerintah baru memberi perhatian penting pada kesehatan, antara lain dengan menerapkan prinsip pembangunan berwawasan kesehatan. Artinya, dalam setiap langkah pembangunan bangsa maka mohon aspek kesehatan menjadi perhatian pula,” tegasnya.
“Karena kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor risiko utama berbagai penyakit tidak menular (PTM) dan juga berhubungan dengan beberapa penyakit menular maka penanggulangan masalah merokok tentu perlu dapat perhatian penting pula,” tandas Tjandra. (H-2)
CISDI mendorong pemerintah untuk fokus pada penyederhanaan struktur tarif, bukan memperluasnya
Industri pengolahan tembakau anjlok hingga -3,77% yoy—berbanding terbalik dengan pertumbuhan 7,63% pada periode yang sama tahun lalu. Cukai rokok
Bea Cukai Luwuk berhasil menindak 2.610 bungkus atau 52.200 batang rokok yang diduga ilegal di Kecamatan Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan, pada Jumat (8/11).
Dengan kenaikan cukai rokok diharapkan konsumen rokok akan menurun termasuk perokok remaja.
Pembatalan kenaikan tarif cukai rokok ini merupakan indikasi kuat bahwa Kemenkeu tunduk pada intervensi industri rokok.
BENCANA banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat benar-benar membawa luka mendalam dan dampak pada berbagai sisi kehidupan.
Ketua Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan India akan memberikan bimbingan teknis bagi program makan bergizi gratis atau mbg
Menurut Tjandra Yoga Aditama, terdapat sedikitnya tiga kemungkinan titik kritis yang dapat menjadi penyebab keracunan dan harus dianalisis secara mendalam.
Direktur WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan bahwa cacar monyet atau monkey pox (mpox) bukan lagi darurat kesehatan atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC)
Ahli jelaskan Pentingnya Pemeriksaan Dahak Pasien TB yang Picu Kekerasan Dokter di RSUD Sekayu
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan pemberian tunjangan khusus kepada dokter spesialis, perlu diatur secara bijak. Jumlah itu bisa saja tak cukup
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved