Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Gerakan Pramuka Indonesia memiliki struktur yang dibagi berdasarkan kelompok usia anggotanya. Setiap tingkatan memiliki kegiatan, tujuan, dan metode pembinaan yang berbeda sesuai dengan perkembangan fisik dan mental anggotanya. Berikut ini adalah penjelasan mengenai empat kelompok atau tingkatan Pramuka berdasarkan usia anggotanya.
Pramuka Siaga adalah tingkatan pertama dalam Gerakan Pramuka yang ditujukan untuk anak-anak usia 7 hingga 10 tahun. Tingkatan ini disebut "Siaga" karena diambil dari cerita kepahlawanan Pangeran Diponegoro, di mana anak-anak harus selalu "siaga" dalam menghadapi segala sesuatu.
Kegiatan Pramuka Siaga berfokus pada pengembangan keterampilan dasar, kemandirian, dan kerjasama melalui permainan yang edukatif dan menyenangkan. Pembinaan dilakukan dengan metode bermain sambil belajar, di mana anak-anak diajarkan nilai-nilai kepramukaan, seperti kebersamaan, tanggung jawab, dan cinta tanah air.
Baca juga : Prijono, Cendekiawan Pelopor Gerakan Pramuka Nasional
Simbol dan Pakaian, Lambang Pramuka Siaga adalah bunga matahari yang melambangkan keceriaan dan semangat belajar. Seragam mereka terdiri dari baju berwarna coklat muda dengan celana atau rok coklat tua.
Pramuka Penggalang adalah tingkatan kedua yang ditujukan untuk remaja usia 11 hingga 15 tahun. Istilah "Penggalang" berasal dari kata "menggalang," yang berarti mempersiapkan atau menyatukan, mencerminkan masa di mana para remaja mulai mempersiapkan diri untuk masa depan.
Kegiatan Pramuka Penggalang lebih bervariasi dan menantang dibandingkan Pramuka Siaga. Anggota diajarkan berbagai keterampilan kepramukaan, seperti pionering, navigasi, dan pertolongan pertama. Selain itu, mereka juga dilibatkan dalam kegiatan sosial dan lingkungan yang mengajarkan tanggung jawab serta kepemimpinan.
Baca juga : Soekarno dan Perannya dalam Gerakan Pramuka Indonesia
Simbol dan Pakaian, Lambang Pramuka Penggalang adalah tali simpul yang melambangkan persatuan dan kekompakan. Seragam mereka terdiri dari baju coklat muda dengan celana atau rok coklat tua, ditambah syal atau hasduk berwarna merah putih.
Pramuka Penegak adalah tingkatan ketiga yang ditujukan untuk pemuda usia 16 hingga 20 tahun. Tingkatan ini disebut "Penegak" karena mereka diharapkan dapat menegakkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Pramuka Penegak lebih menitikberatkan pada pengembangan kepemimpinan, keterampilan teknis, dan bakti sosial. Anggota dilatih untuk menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dan mampu mengorganisir kegiatan besar. Mereka juga didorong untuk terlibat aktif dalam masyarakat melalui proyek-proyek pelayanan dan lingkungan.
Baca juga : Mochamad Achadi, Tokoh Pramuka Nasional Sahabat Soekarno
Simbol dan Pakaian, Lambang Pramuka Penegak adalah dua bintang yang melambangkan kecakapan dan kedewasaan. Seragam mereka terdiri dari baju coklat muda dengan celana atau rok coklat tua, lengkap dengan syal atau hasduk serta tambahan atribut lainnya sesuai dengan pencapaian mereka.
Pramuka Pandega adalah tingkatan terakhir dalam Gerakan Pramuka yang ditujukan untuk pemuda dewasa usia 21 hingga 25 tahun. Istilah "Pandega" berasal dari kata "pendekar" atau "pemimpin," yang mencerminkan peran mereka sebagai pemimpin masa depan.
Kegiatan Pramuka Pandega berfokus pada pengembangan diri, profesionalisme, dan kontribusi nyata dalam masyarakat. Anggota dilibatkan dalam proyek-proyek besar yang menuntut keahlian khusus dan tanggung jawab tinggi. Mereka juga berperan sebagai pembina bagi tingkatan Pramuka di bawahnya.
Baca juga : Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Kunjungi Raimuna Nasional XII Gerakan Pramuka
Simbol dan Pakaian, Lambang Pramuka Pandega adalah dua bintang yang melambangkan kecakapan dan kedewasaan. Seragam mereka mirip dengan Penegak, namun dengan penekanan pada atribut yang menunjukkan pencapaian dan keterlibatan mereka dalam proyek-proyek khusus.
Empat tingkatan Pramuka ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan perkembangan fisik, mental, dan sosial anggota Pramuka sesuai dengan usianya. Dari Pramuka Siaga hingga Pandega, setiap tingkatan memberikan pengalaman yang berbeda dan berharga, membantu membentuk karakter generasi muda Indonesia yang tangguh, mandiri, dan berjiwa kepemimpinan.
(Nur Amalina/Z-9)
Siapa Bapak Pandu Indonesia? Temukan kisah Sultan Hamengkubuwono IX, tokoh inspiratif di balik gerakan Pramuka di Indonesia.
Hujan deras yang terjadi ini tidak menyurutkan para peserta bubar dan mereka tetap bertahan.
Susunan upacara Hari Pramuka 2025 lengkap berdasarkan pedoman Kwarnas. Cocok untuk sekolah dan gugus depan. Unduh panduan resmi!
Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka kukuhkan regu gugus depan pramuka Jeddah
Konferensi Kepanduan Dunia merupakan forum tertinggi yang menjadi wadah bagi 164 organisasi anggota dengan jumlah delegasi dan peninjau mencapai 2.000 orang
Lambang-lambang ini bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai, prinsip, dan semangat Pramuka. Mari kita kenali beberapa lambang Pramuka beserta artinya.
Bupati berharap kepemimpinan baru yang lahir dari Muscab ini membawa semangat pembaruan dan mampu bersinergi dengan program-program Pemerintah Daerah (Pemda),
Kegiatan Pertemuan Kepramukaan Siswa Disabilitas di Semarang
MENTERI Agama Nasaruddin Umar mengajak santri untuk menjadikan gerakan Pramuka sebagai cermin kepribadian Rasulullah SAW.
Kegiatan di Kabupaten Tuban ini dirancang Kwarda Jatim sebagai ajang edukasi, pengabdian, sekaligus hiburan.
FISIOTERAPI Fakultas Ilmu Kesehatan UPNVJ menjadi bagian dari International Medical and Health Service Team pada ajang World Muslim Scout Jamboree 2025.
KETUA Majelis Permusyawaratan Rakyat RI (MPR) Ahmad Muzani mengapresiasi gelaran World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved