Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan aktivitas Sesar Besar Sumatera memicu gempa tektonik di Kota Banda Aceh, Aceh, Selasa (13/8) malam.
Baca juga : Gempa 5,2 Magnitudo Guncang Lumajang
"Ya, gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Besar Sumatera pada segmen Aceh-Central," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, di Jakarta.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5.29 derajat Lintang Utara (LU) dan 95.51 derajat Bujur Timur (BT).
Baca juga : BMKG: Gempa Aceh Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa berlokasi di darat pada jarak 12 kilometer arah barat laut Jantho-Aceh Besar pada kedalaman 2 kilometer.
Baca juga : BMKG Imbau Masyarakat Aceh Waspadai Gempa Susulan
Gempa bumi ini dirasakan di Banda Aceh dan Aceh Besar dengan skala intensitas III-IV MMI, dan Lammo Aceh Jaya dengan skala intensitas II MMI.
Daryono mengungkapkan bahwa gempa tersebut memiliki parameter terkini berkekuatan 4,4 magnitudo. Sampai dengan pukul 20.22 WIB tidak ada gempa susulan dan belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi itu.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang diragukan kebenarannya sampai hasil analisis peristiwa menyeluruh dilaporkan oleh BMKG. (Ant/H-3)
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Aceh Besar mencatat Aceh mengalami sedikitnya 11 kali gempa bumi, Rabu (31/12).
Gempa bumi tektonik Magnitudo 3,9 mengguncang Gayo Lues, Aceh, Kamis malam. BMKG menyebut gempa dipicu aktivitas Sesar Besar Sumatra.
Dampak guncangan dirasakan luas mulai dari Simeulue dengan skala IV MMI hingga sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera Utara.
Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng (intraslab).
Gempa berkekuatan skala menengah itu dideteksi mengguncang beberapa saat dengan skala intensitas II-III MMI.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar naik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved