Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA masih menjadi pasar yang potensial bagi pemasaran produk rokok dengan sekitar 70 juta konsumen rokok. Meski demikian, Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan adanya penurunan jumlah konsumen rokok.
Namun, konsumsi rokok elektronik justru meningkat. Survei Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan pengguna rokok elektronik meningkat dari 0,06% (Riskesdas 2018) menjadi 0,13%.
"Kemungkinan ada kecendrungan anak-anak mengalihkan penggunaan rokok konvensional kepada rokok elektronik," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan Eva Susanti dalam konferensi pers peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (29/5).
Baca juga : Swedia Bagikan Cara Mengurangi Prevalensi Perokok
Pada saat yang sama, terjadi peningkatan konsumsi rokok yang lebih signifikan terjadi pada anak dan remaja. Data Global Youth Tobacco Survey (GYTS) 2019 menunjukkan terjadinya peningkatan prevalensi merkok pada anak usia sekolah, terutama usia 13-15 tahun dari 18,3% tahun 2016 menjadi 19,2% tahun 2019.
Sementara menurut data SKI, rentang usia mulai merokok terbanyak di Indonesia adalah usia 15-19 (56,5%) dan usia 10-14 tahun (18,4%).
Eva mengatakan bahwa Indonesia dihadapkan pada bahaya pertumbuhan perokok aktif karena gencarnya pemasaran produk di kalangan masyarakat, terutama anak dan remaja. Ada serangkaian taktik dari industri rokok untuk bisa menjangkau anak muda dan menciptakan efek pemasaran di media sosial.
"Dengan memanfaatkan berbagai upaya, influencer, topik yang sedang tren, popularitas dan pengenalan merk tembakau serta nikotin di media sosial," katanya. (Z-6)
Data survei juga mengungkap fakta menarik bahwa penolakan ini tidak terkonsentrasi pada satu kelompok demografi atau politik tertentu
Peneliti Core Indonesia, Eliza Mardian, menyarankan agar pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) demi melindungi konsumen akhir.
Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) per Juli 2025 menunjukkan bahwa pertumbuhan tabungan masyarakat dengan nominal di bawah Rp100 juta hanya mencapai 4,76% (yoy).
Hasil survei nasional ungkap tantangan dan rumuskan arah kebijakan baru.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
Berdasarkan survei, mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Polri dan berharap dapat menjadi simbol supremasi sipil.
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) DKI Jakarta dalam Sidang Paripurna DPRD DKI Jakarta pada Selasa (23/12) mendapat sorotan serius.
Bea Cukai Atambua melakukan penindakan terhadap peredaran barang kena cukai (BKC) berupa hasil tembakau/rokok ilegal sebanyak 11 juta batang.
Rencana penerapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di DKI Jakarta memicu perdebatan sengit.
Wacana Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menerapkan penyeragaman kemasan rokok dengan warna yang sama atau plain packaging mendapat penolakan keras.
Tekanan kebijakan yang terus menghantam Industri Hasil Tembakau (IHT) membuat banyak pihak mendesak pemerintah untuk segera menyusun peta jalan IHT nasional yang berkeadilan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved