Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan menegaskan bahwa negara tidak boleh perhitungan dengan rakyatnya sendiri, apalagi dalam pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia.
"Saya menemukan salah satu faktor kita ini mengelola negara dan berhadapan dengan rakyat masih sering itung-itungan," ujar Anies saat berkunjung ke Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Jawa Tengah, Senin (5/2).
Ia menganalogikan hubungan negara dan rakyat seperti orangtua dengan anaknya. Orangtua pasti tidak akan perhitungan dalam menyiapkan investasi masa depan bagi anak.
Baca juga : Anies Apresiasi Banyak Spanduk Aspirasi Warga Semarang yang Suarakan Perubahan
"Coba, ada tidak ibu bapak yang itung-itungan dengan anaknya? Tidak ada. Yang ada cinta kasih. Apapun akan dikeluarkan demi anak mereka," tuturnya.
Dari perjalanan keliling daerah yang dilakukannya, Anies sempat merenung untuk mencari tahu apa sebenarnya sesuatu yang hilang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.
"Kami merenung apa sesungguhnya yang hilang di republik ini. Yang hilang adalah rasa cinta tanpa syarat kepada Republik Indonesia," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Baca juga : Presiden Terpilih harus Buat Desain Besar Pendidikan untuk Sejahterakan Guru
Menurut dia, rasa cinta tanpa syarat kepada republik mesti ada karena konsekuensi turunannya akan banyak sekali. Sebagai contoh, pendidikan akan dipandang sebagai investasi, bukan biaya pengeluaran. Oleh karena itu, Anies menyampaikan perlunya perubahan, dan untuk melakukan perubahan yang dibutuhkan adalah wewenang atau kewenangan.
"Wewenang, bukan kekuasaan. Kekuasaan itu di tangan Allah SWT. Kekuasaan diturunkan lewat keputusan publik. Pada pilpres 14 Februari besok akan diputuskan kepada siapa kewenangan akan diberikan," paparnya.
Kedatangan Anies disambut Rektor Unissula, Gunarto, didampingi Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) Bambang Tri Bawono, Ketua Pembina YBWSA Drs Ahmad Azhar Combo, dan Ketua Pengawas YBWSA Hasan Toha Putra. (Ant/Z-11)
KAI Daop 4 Semarang, Jawa Tengah, menyiapkan sebanyak 83.970 tempat duduk kereta api keberangkatan awal dari stasiun Daop 4 menjelang Tahun Baru Imlek.
Ada 10 tenant ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang yang siap melayani dan memanjakan lidah para mahasiswa.
KOTA Semarang dinilai memiliki posisi strategis serta kesiapan teknis untuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026.
Warga terpaksa menyeberangi Sungai Beringin dengan rakit swadaya setelah jembatan penghubung ke Kampung Tambaksari ambrol diterjang banjir.
BBWS Pemali Juana Kementerian PU menyebut sedimentasi di Banjir Kanal Barat dan Timur Semarang mengkhawatirkan karena meningkatkan risiko banjir.
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved