Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Mercu Buana bersama 90 dosen dari berbagai disiplin ilmu melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Penang Malaysia untuk 300 Tenaga Kerja Indonesia.
Acara pembukaan dihadiri oleh Konsulat Jenderal Pulau Pinang Malaysia, Rektor dan para Wakil Rektor Universitas Mercu Buana, pimpinan Permai, para kaprodi dan dosen bersama para TKI yang berada di Penang, Minggu (28/1).
Dalam sambutannya Konsulat Jenderal Pulau Pinang, Wanton Saragih menyampaikan bahwa kehadiran Universitas yang ada di Indonesia dalam memberikan edukasi dan pelatihan bagi TKI sangat dibutuhkan.
"UMB adalah universitas pertama yang datang ke Pinang melakukan pelatihan dan literasi, semoga akan ada universitas lain dari Indonesia yang mengikuti jejak Universitas Mercu Buana melakukan pengabdian masyarakat di Pinang, Malaysia,” ungkap Wanton.
Selanjutnya Wanton berpesan kepada para TKI untuk melengkapi dokumen kerja sehingga pekerja dapat bekerja dengan tenang dan terlindungi.
Dalam sambutannya Rektor Universitas Mercu Buana, Andi Adriansyah menyampaikan tujuan pengabdian masyarakat ini agar dapat memanfaatkan teknologi terbaru bagi TKI baik teknologi yang membantu pekerjaan, teknologi media dan teknologi industri sehingga memaksimalkan capaian pekerjaan. Pemanfaatan teknologi secara humanis sehingga sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan TKI di sini,
"penggunaan teknologi secara cerdas dengan emosi positif dalam membangun karir yang cemerlang" ujar Rektor yang memiliki ahli robotik itu.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Rizki Briandana, menyampaikan bahwa Universitas Mercu Buana berkomitmen membangun negeri melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat bagi Tenaga Kerja Indonesia. Saat ini dilaksanakan di Malaysia, ke depan kegiatan yang sama akan dilaksanakan di Taiwan, HongKong dan negara lainnya demi memberikan kontribusi yang optimal bagi Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri.
"Tema kegiatan pengabdian kami health communication, media literacy and enchancing employee well being for Indonesian workers in Malaysia,” ujar Rizki.
Dafit Feriyanto, ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat dalam sambutannya menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam ikut serta memberikan pelatihan bagi Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri, dalam hal ini yang bekerja Malaysia.
"Kami akan secara berkelanjutan untuk melakukan kegiatan ini, dalam upaya ikut serta berpartisipasi meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia,” ujarnya.
Ketua Permai Pulau Pinang, Eddy Virgo menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi pada Universitas Mercu Buana yang memberi perhatian pada TKI di Pinang dan berharap kerjasama pengabdian masyarakat dengan PERMAI (Pertubuhan Masyarakat Indonesia Pulau Pinang Malaysia) dapat terus berlanjut.
Rahmat (46) TKI yang menjadi peserta kegiatan ini merasa sangat senang dan mengapresiasi kegiatan ini karena para dosen dari Jakarta memiliki perhatian pada pekerja yang berada di Pinang. Ia adalah salah satu TKI dari 300 peserta yang telah bekerja di Pinang selama 15 tahun dalam bidang manifaktur.
Menurut Rahmat sebagian besar TKI bekerja di Pinang bekerja di kilang (pabrik). Sementara Indri (43) yang sudah 17 tahun bekerja di bidang pengurusan pekerja asing, mengaku kegiatan ini sangat bagus untuk literasi.
“Ini pertama kali saya mendapat pelatihan selama disini, hanya perpindahan lokasi kegiatan membuat acara menjadi mundur jamnya,” ujarnya. (Z-8)
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
Kekuatan baja tidak muncul saat ia disimpan rapi, melainkan saat ia terus-menerus ditempa dengan panas dan tekanan tinggi.
Prof. Nurhayani Saragih mengukuhkan diri sebagai pakar di bidang Komunikasi Digital Antarbudaya, sementara Prof. Augustina Kurniasih mendalami bidang Manajemen Keuangan.
DOSEN dan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi serta Fakultas Desain dan Seni Kreatif Universitas Mercu Buana berkolaborasi dengan pelaku seni Benni Krisnawardi dan Firman Hidayat Mahmud.
Mahasiswa FIKOM UMB melakukan pendampingan langsung kepada para pedagang melalui edukasi mengenai produksi konten foto dan video promosi di media sosial
Perempuan bukan sekadar figur pasif dalam sejarah seni, melainkan pusat resonansi estetika dan pemikiran
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved