Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Terbuka (UT) melalui Fakultas Sains dan Teknologi (FST) menyelenggarakan The 3rd International Seminar of Science and Technology (ISST) pada Kamis (19/10/2023).
Seminar internasional ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian acara Dies Natalis Universitas Terbuka yang ke-39.
ISST merupakan agenda rutin FST setiap tahunnya yang merupakan wadah bagi civitas akademik untuk mendiseminasikan produk akademik.
Baca juga: Wapres Apresiasi Kontribusi UT Bagi Kemajuan Bangsa
Pada tahun ini, ISST mengambil tema “Trends in Scienceand Technology for Sustainable Living”. Seminar ini mengundang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A. dan Rektor IPB University, Prof. Dr. Arif Satria, SP, M.Si.
Seminar ini dibuka oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ojat Darojat, Ph.D, yang pada sambutannya menyampaikan apresiasi kepada FST yang dengan terselenggaranya seminar ini menunjukkan komitmen FST dalam memberikan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan yang mungkin dihadapi dalam menerapkan kehidupan berkelanjutan.
Pada seminar ini, ISST juga meluncurkan sebuah buku dengan judul “Trends in Scienceand Technology for Sustainable Living” yang merupakan hasil karya dosen-dosen di FST UT. Buku ini terdiri atas 20 judul artike ldengan mengusung berbagai topik sesuai bidang ilmu di FST UT.
Baca juga: KBRI Kuala Lumpur Gelar Wisuda Universitas Terbuka (UT) se-Malaysia
Seminar ini menampilkan pembicara dari berbagai institusi pendidikan kelas dunia yang hadir langsung di UTCC seperti Prof. PanuwatSuppakul dari Kasetsart University, Thailand, yang membahas tentang tren kemasan makanan cerdas untuk kehidupan berkelanjutan.
Selain itu juga hadir secara daring, Prof. Erika Hausenblas dari Montan Universitat Leoben, Austria, kemudian Robert Smith, Director of Higher Educationan de Research Microsoft APAC, dan Prof. Deden Rukmana dari Alabama University.
Dari Indonesia sendiri, terdapat akademisi yaitu Dr. Vita Elysia, S.T., M.Sc. dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, FST UT.
Seminar yang diselenggarakan secara hybrid ini, dihadiri oleh sekitar 108 pemakalah, dengan 35 di antaranya akan hadir secara luring di gedung Universitas Terbuka Convention Centre (UTCC) dan 73 secara daring melalui media zoom dan dihadiri ratusan peserta.
Kegiatan disiarkan secara langsung oleh channel Youtube Universitas Terbuka. (RO/S-4)
Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten memeringati dies natalis ke-56 tahun ini menyelenggarakan jalan sehat dan silaturahmi, Sabtu (20/12).
Tema wisuda Innovate, Inspire, Impact menjadi penegasan arah universitas dalam menghadapi perkembangan zaman yang cepat dan kompleks.
Sandiaga Uno mendorong para lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi menjadi penggerak ekonomi.
UPI meniru falsafah dari pohon bambu. Kita bisa maju bersama-sama, kita bisa melesat bersama-sama apabila kita tidak sendirian
Dies Natalis diwarnai dengan peluncuran Buku Napak Tilas Perjalanan 40 Tahun Teknik Gas & Petrokimia, Teknik Kimia, Teknik Bioproses 1985-2025.
Prof. Sahiron menjelaskan bahwa ekoteologi bukan hanya tentang memelihara alam, tetapi juga tentang memelihara hubungan yang harmonis antara manusia dan lingkungan.
Seminar internasional ini membahas bagaimana negara perlu memperkuat kapasitas tata kelola publik di tengah lanskap global yang semakin kompleks.
Gubernur Agustiar Sabran menegaskan komitmen Pemprov Kalteng untuk melindungi eksistensi dan martabat Masyarakat Adat Dayak sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan Kalimantan.
AI harus dilihat sebagai peluang besar untuk menciptakan solusi kreatif dalam berbagai bidang, terutama pendidikan.
Kompetensi digital harus dibarengi dengan pembentukan karakter dan nilai profesional.
Prof. Bo An menjelaskan tentang peran penting Autonomous Agents dalam memecahkan berbagai permasalahan kompleks di dunia nyata.
Melalui forum ini, Forhati menegaskan komitmen dalam mengonsolidasikan kekuatan perempuan dan membangun pengetahuan kolektif tentang isu-isu strategis perempuan di 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved