Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
HARI jadi Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia atau yang biasa disingkat dengan Puspom TNI, diperingati pada 11 Mei 2023.
Dalam tugasnya, Puspom memegang tanggung jawab besar, dalam membantu menjadikan TNI yang terstruktur dan teratur. Dalam merayakan hari jadinya, berikut adalah penjelasan mengenai sejarah dan juga tugas dari Puspom TNI.
Pengertian Puspom TNI
Pusat Polisi Militer TNI adalah satuan yang memiliki fungsi pengawasan dalam struktur TNI. Personil dari Puspom, disebut juga dengan Polisi Militer (PM). Puspom TNI, terdapat pada ketiga matra TNI yang ada, yaitu Angkatan Darat yang disebut dengan Pomad, Angkatan Laut yang disebut dengan Pomal, dan Angkatan Udara yang dipanggil Pomau.
Baca juga:Revisi UU TNI, DPR Jamin tidak Menghidupkan Dwifungsi TNI
Puspom kini bermarkas di Cipayung, Jakarta. Personil Puspom juga menggunakan baret berwarna biru, dengan moto Tri Wira Wijna Waskita. Puspom berada di bawah perintah langsung dari Panglima TNI.
Sejarah Puspom
Pembentukan Pusat Polisi Militer (Puspom) tidak dapat dipisahkan dengan kehadiran dari TNI.
Baca juga: Pengamat Nilai TNI tidak Butuh Jabatan Wakil Panglima
Pada saat pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 5 Oktober 1945, banyak pihak yang mengungkapkan bahwa tentara bergerak tanpa adanya disiplin dan aturan internal yang berlaku. Selain itu, banyak organisasi pejuang bersenjata yang bergerak sendiri tanpa adanya komando pusat. Hal ini membuat strategi penyerangan tidak terorganisir.
Selanjutnya, atas dasar itu, pembentukan badan yang khusus mengatur disiplin dan aturan di kalangan internal tentara, dibentuk. Namun pada saat itu, badan yang diakui untuk tugas ini, disebut Polisi Tentara (PT).
Maka, untuk menetapkan wewenang dan tanggung jawabnya, pada 20 Maret 1948, Wakil Presiden/Menteri Pertahanan Ad interim Mohammad Hatta mengeluarkan penetapan nomor A/113/1948 yang mengatur penghapusan beberapa Badan Kepolisian Tentara yang ada. Penghapusan ini, diikuti dengan pembentukan Corps Polisi Militer (CPM) yang pada saat itu dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Perang Komodor Udara secara sementara.
Pada 31 Mei 1950, markas CPM yang mulanya di Yogyakarta, diganti ke Jakarta, dan namanya diganti dari Corps Polisi Militer menjadi Polisi Militer.
Pada tahun 2004, Panglima TNI mengeluarkan keputusan nomor Kep/1/III/2004 tertanggal 26 Maret 2004, mengenai penyelanggaraan tugas Polisi Militer, membuat Puspom terdapat pada ketiga matra TNI.
Tugas Puspom
Pusat Polisi Militer memiliki tugas pokok untuk membantu Panglima TNI dalam melaksanakan kebijakan dan menyelenggarakan fungsi Polisi Militer guna mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI.
Dalam menjalankan tugas pokoknya, Puspom memiliki tugas fungsional, seperti penyelidikan kriminal, pengamanan fisik, penegakan hukum, penegakan disiplin dan tata tertib militer, penyidikan, pengurusan tahanan dan tuna tertib militer, pengurusan tahanan keadaan bahaya militer, tawanan perang, interniran perang, pengawalan protokoler kenegaraan, dan pengendalian lalu lintas militer maupun sipil, serta penyelanggara SIM TNI dan SIM umum. (Z-10)
INDONESIA memasuki usia 80 tahun kemerdekaan.
Latihan militer gabungan Super Garuda Shield menyatukan lebih dari 6.000 pasukan dari 13 negara peserta.
Pesawat tersebut berangkat dari King Abdullah II Air Base, Amman, Yordania pukul 10.37 waktu setempat untuk melaksanakan misi air drop di jalur Gaza.
DI bawah guyuran hujan lebat, Pemerintah Kabupaten Yahukimo bersama Forkopimda tetap menggelar upacara Taptu dengan khidmat pada Sabtu (16/08) sore, sebagai rangkaian HUT ke-80 RI
TNI mengerahkan sejumlah Helikopter Caracal untuk menjemput mereka beserta orang tuanya yang tinggal di pelosok, pedalaman hutan dan pegunungan yang sulit dijangkau.
Sultan mengatakan, bantuan makanan dan selimut yang akan di-supply melalui udara tersebut akan memberikan harapan dan kehangatan bagi anak-anak di Gaza di musim dingin.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved