Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mengakui program penurunan angka stunting atau tengkes di Indonesia masih menghadapi persoalan. Walaupun secara agregat penurunan angka stunting terjadi, sejumlah wilayah ternyata angka prevalensinya masih mengalami peningkatan.
“Karena itu kita terus verifikasi wilayah mana saja yang mengalami kenaikan dan penyebabnya,” kata Wakil Presiden Ma’ruf Amin usai meninjau mal pelayanan publik (MPP) Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu, Kamis (4/5).
Sebagai contoh, angka stunting di Bengkulu sudah mencapai angka 18% pada 2022 atau turun 4% dibanding tahun sebelumnya. Namun di sejumlah kabupaten, angka prevalensinya masih di atas 22%. Bahkan ada yang mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
Baca juga: Pandemi Belum Berakhir, Upaya Melindungi Diri dari Ancaman Covid-19 Harus Konsisten
Ma’ruf menyebutkan, salah satu penyebab meningkatnya angka tengkes terkait dengan masih maraknya pernikahan dini. Karena itu, tambahnya, pemerintah meminta pemerintah daerah terus melakukan edukasi kepada masyarakat untuk menunda pernikahan dini.
“Memang pernikahan dini tidak dilarang agama, tapi kan mudaratnya lebih banyak,” jelasnya.
Baca juga: Infeksi Varian Baru Terdeteksi, IRRA Edukasi Pencegahan Covid-19
Selain itu, tambah Ma’ruf, dirinya masih menemukan kurangnya koordinasi antar lembaga yang menangani program ini. Di sejumlah wilayah, Ma’ruf melihat masing-masing lembaga jalan sendiri-sendiri.
“Tidak sinkron integrasi (program) satu lembaga dengan lembaga lain,” ungkapnya.
Karena itu, Ma’ruf meminta instansi pemerintah pusat dan daerah melakukan intervensi sensitif. “Sehingga target pemerintah menurunkan angka stunting menjadi 14% di 2024 bisa tercapai,” pungkasnya. (Z-3)
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Kemenkes ungkap 6% bayi di Indonesia lahir dengan berat badan rendah (BBLR) lewat Program Cek Kesehatan Gratis 2025. Simak risiko stuntingnya.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengingatkan makanan manis, gorengan, dan soda boleh dikonsumsi, tapi proporsinya perlu dikurangi agar gizi seimbang.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved