Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
TANTANGAN di dalam dan luar negeri semakin kompleks seiring perkembangan zaman. Untuk mempersiapkan generasi muda dengan wawasan internasional dan strategi dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut, Universitas Pelita Harapan (UPH) melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), menggelar kuliah umum bertajuk Roles of ASEAN in the Indo-Pacific and Indonesia Chairmanship.
Kegiatan tersebut menghadirkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara/Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) Kao Kim Hourn, Duta Besar Korea untuk ASEAN Kwon Hee-Seog, dan Staf Khusus Menteri Luar Negeri untuk Diplomasi Kawasan I Gede Ngurah Swajaya.
Kao Kim Hourn menyoroti enam isu yang perlu menjadi prioritas ASEAN. Enam isu itu ia sebut sebagai '6P' yaitu Peace, Prosperity, Planet, People, Partnership dan Potentials.
Baca juga : Cerita Panji dan Gastronomi Berpeluang Tingkatkan Konektivitas ASEAN melalui Pariwisata
Peace atau perdamaian, menurut Kao, tidak bisa datang begitu saja. Untuk itu, menjaga perdamaian, stabilitas, dan keamanan sangat penting bagi ASEAN. Sedangkan Prosperity atau membangun kesejahteraan berfokus pada perdagangan dan pariwisata, investasi secara menyeluruh, dan memberdayakan warga ASEAN.
Kemudian Planet yang dikaitkan dengan pembangunan berkelanjutan, perubahan iklim, dan ekonomi hijau.
Baca juga : Kaum Muda Diharapkan Jadi Katalis Penguatan Hubungan ASEAN-RRT
"Ini adalah tentang bagaimana kita berinvestasi ke masa depan untuk generasi mendatang. Bukan hanya untuk hari ini, namun merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan banyak sumber daya, dan yang lebih penting membutuhkan kepemimpinan dan komitmen politik dari para pemimpin kita," kata Kao dalam keterangannya, Rabu (15/3).
Selanjutnya People, Kao ingin memastikan 667 juta warga ASEAN, khususnya generasi muda, dilatih dan didik menjadi pemimpin. Partnership atau membangun kemitraan dan kerja sama, baik dalam lintas sektor di ASEAN maupun eksternal. Terakhir, menggali potensi atau Potentials di berbagai bidang yang ada di setiap daerah agar dapat dimanfaatkan.
Kao memandang, situasi terus berubah. Untuk itu, pihaknya menyiapkan strategi yang bersifat jangka panjang. Terkait hal ini, Kao menilai bahwa menjangkau generasi muda adalah jawabannya. Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi UPH yang sudah menyelenggarakan kuliah umum tersebut.
"Saya mengucapkan selamat kepada Universitas yang luar biasa ini karena telah mengadakan kuliah umum untuk menjangkau generasi muda. Karena ini bukan milik pemerintah saja, milik rakyat ASEAN, dan khususnya kaum muda," ucap Sekjen ASEAN ke-15 ini.
Sementara itu, Duta Besar Korea untuk ASEAN Kwon Hee-Seog dalam mengatakan, ASEAN menjadi wilayah yang memiliki pertumbuhan ekonomi tercepat jika dibandingkan dengan Eropa dan Amerika.
Ia menjelaskan, hal itu dikarenakan lebih dari 60% populasi dunia tinggal di wilayah ASEAN serta menghasilkan lebih dari 60% Produk Domestik Bruto (PDB) global setiap tahunnya.
Kwon mengatakan, lantaran menjadi pusat bisnis dunia, berbagai tantangan pun harus siap diantisipasi. Tantangan dimaksud seperti ketegangan geopolitik, gangguan rantai pasokan akibat perang Ukraina-Rusia, perubahan iklim, kesenjangan maritim, bencana alam, dan pandemi global.
"Kita harus bekerja sama untuk menghadapi tantangan ini, dan saya percaya ASEAN memainkan peranan yang penting. Sejak didirikan pada tahun 1967, ASEAN telah menjadi jangkar stabilitas perdamaian dan kemakmuran bagi seluruh wilayah," ungkap Kwon.
Penasihat Khusus Menteri Luar Negeri untuk Diplomasi Kawasan I Gede Ngurah Swajaya, menyampaikan prioritas Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2023. Sebagai informasi, Indonesia menjabat Ketua ASEAN sejak 1 Januari 2023 dan akan berlangsung selama setahun hingga 31 Desember 2023.
Senada dengan Sekjen ASEAN, Ngurah meminta agar perdamaian tidak dianggap remeh. Menurut Ngurah, perdamaian dan stabilitas di kawasan ASEAN diperoleh berkat kerja keras.
"Kami bekerja sangat keras dalam menyelesaikan semua masalah dengan cara damai, diplomasi, dialog, dan negosiasi. Itulah kekuatan ASEAN dalam menjaga perdamaian dan stabilitas," ucap Ngurah.
Mantan Duta Besar RI untuk Singapura ini melanjutkan, Indonesia juga memprioritaskan pertumbuhan ekonomi, inflasi dan kemungkinan dampaknya, serta ketahanan pangan. Selain itu, dinamika di internal ASEAN, yakni konflik di Myanmar, perlu ditangani seluruh negara anggota ASEAN.
Ngurah menambahkan, Indonesia memiliki visi yang panjang alias berpikir out of the box untuk melihat apa yang akan menjadi tantangan dalam 20 tahun mendatang. Ia menilai, banyak hal yang akan terjadi dan perlu diantisipasi dalam mengatasi semua tantangan tersebut.
"Peran masyarakat semakin penting karena ASEAN tidak boleh menjadi organisasi elitis. ASEAN harus menjadi organisasi yang melibatkan masyarakat dan juga membawa manfaat bagi masyarakat," tutup Ngurah. (RO/Z-5)
Perkembangan teknologi menghadirkan peluang baru bagi industri, namun juga risiko yang menuntut organisasi untuk lebih adaptif dan inovatif.
KONDISI ekonomi global sepanjang 2025 masih tertekan, dengan proyeksi pertumbuhan dunia hanya 2,8–3,2% berdasarkan laporan International Money Foundation (IMF).
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui inisiatif Bakti BCA Pendidikan menggelar program BCA Berbagi Ilmu (BBI).
Inovasi riset yang dikembangkan Undip di antaranya mesin desalinasi air laut menjadi air siap minum yang saat ini diuji coba bersama BNPB daerah terdampak bencana.
Sikap tegas Presiden Prabowo yang menyebutkan bahwa Indonesia tidak akan mengakui Israel selama Palestina belum merdeka sebagai bangsa dan negara itu sebuah sikap yang benar.
Abdul Mu’ti menekankan Indonesia memiliki modal besar untuk mewujudkan cita-cita menjadi bangsa maju pada 2045.
Pasar ASEAN memberikan kontribusi signifikan sebesar 36,5% dari seluruh kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada periode Januari–November 2025.
DI tengah upaya pemulihan dan penguatan pariwisata regional pasca-pandemi, kolaborasi lintas negara menjadi kunci untuk menggerakkan kembali sektor perjalanan di Asia Tenggara.
Penyusunan Perpres dilakukan secara lintas sektor dengan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait, terutama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Sugiono menegaskan, peran ASEAN saat ini semakin penting sebagai jangkar stabilitas di Asia Tenggara.
TIONGKOK mulai mengoperasikan pulau Hainan di selatan sebagai Hong Kong Baru dengan sistem kepabeanan atau bea cukai baru, terpisah dari daratan utama. Bagaimana pengaruhnya terhadap ASEAN
Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow mengatakan ada syarat yang diajukan Thailand sebelum gencatan senjata konflik Thailand vs Kamboja setelah pertemuan khusus ASEAN
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved