Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Wilianto Tanta menghadiri konferensi 10th Symposium of Chinese Clans in South East Asia & China cum International Youth Forum yang diselenggarakan di The Wembley A St Giles Hotel, Penang, Malaysia, Sabtu (4/3).
Dalam kesempatan tersebut, Wilianto mengaku sangat bersyukur dan gembira atas kesempatan yang diberikan untuk menghadiri Konferensi Marga Tionghoa se-Asia Tenggara dan Tiongkok ke-10.
"Saya sangat gembira dapat hadir di acara yang luar biasa ini dalam konferensi marga Tionghoa se-Asia Tenggara dan Tiongkok yang ke sepuluh," ujar Wilianto, saat memberikan sambutan.
Pria yang akrab disapa Wili itu juga menyinggung pandemi covid-19 yang telah mengajarkan manusia untuk bersatu dan saling berkolaborasi.
"Ada banyak hal yang dapat kita lakukan bersama-sama, baik di bidang sosial, budaya, maupun ekonomi. Saya berharap konferensi ini dapat membuahkan program-program nyata untuk mempererat kolaborasi dan persahabatan di antara kita terutama di bidang perdagangan," imbuh Wili.
Lebih lanjut, ia menyampaikan pada Konferensi Marga Tionghoa se-Asia Tenggara dan Tiongkok ke-9 di Manila, Filipina, Indonesia diputuskan menjadi tuan rumah konferensi ke-11 yang rencananya akan diselenggarakan di Bali.
Untuk itu, Wili mengucapkan terima kasih serta memohon dukungan dari semua pihak terkait.
"Saya mengundang para delegasi untuk hadir di Indonesia, untuk menikmati wisata alam dan kuliner," tandasnya.
Adapun, PSMTI yang diketuai Wili adalah salah satu organisasi suku Tionghoa terbesar di Indonesia dengan pengurus yang tersebar di 32 provinsi dan lebih dari 300 kabupaten/kota.
Didirikan sejak 28 September 1998, PSMTI merupakan organisasi kemasyarakatan suku Tionghoa di Indonesia yang berkontribusi dalam menjaga persatuan bangsa. (HO/Z-11)
Pemenang diharapkan mampu membangkitkan kecintaan terhadap budaya Tionghoa sebagai bagian penting dari identitas bangsa.
ACARA sembahyang Chao Du merupakan sebuah tradisi doa bersama yang dilakukan oleh masyarakat Tionghoa untuk menghormati leluhur.
Pemimpin maupun rakyat untuk bersama-sama mempromosikan persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya meneladani sifat-sifat terpuji Nabi Muhammad SAW.
MASYARAKAT keturunan tionghoa di kota Pangkalpinang (Babel) ramai ke perkuburan Sentosa Pangkalpinang. Mereka berziarah di perkuburan tersebut untuk melaksanakan ritual Cheng Beng
Pameran Kongsi mengajak para pengunjung untuk mengeksplor lebih dalam tentang sejarah, peran, dan warisan budaya masyarakat Tionghoa dalam membentuk keberagaman budaya di Nusantara.
MARIANA, seorang mualaf dari etnis Tionghoa di Banda Aceh ikut merayakan tahun baru Imlek 2576 Kongzili bersama keluarganya
Koster berharap kedepan hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Tiongkok usai kalah 2-3 dalam laga uji coba Indonesia vs China di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Rabu (11/2) malam
Karakter Draco Malfoy, rival abadi Harry Potter dari asrama Slytherin, mendadak menjadi ikon tak terduga dalam perayaan Imlek 2026 di Tiongkok.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
PENELITI Center of Reform on Economics (CoRE), Eliza Mardian menyatakan bahwa niat pemerintah untuk menyetop impor bawang putih dalam 5 tahun mendatang kurang realistis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved