Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya bersama Presiden dan CEO World Resources Institute Global, Ani Dasgupta, mempelajari ekosistem Taman Nasional (TN) Komodo dengan segala variabilitas landscape, bentang alam.
Di Labuan Bajo, Jumat (17/2), keduanya mempelajari landscape hutan sekitar dan persemaian skala besar yang ada, serta observasi dari Spot Puncak Waringin.
Sehari setelahnya, Menteri Siti dan Ani mengunjungi dan observasi landscape Pulau Rinca mewakili eksosistem Taman Nasional Komodo secara keseluruan seluas 173 ribu hektare.
Pada kesempatan kunjungan kerja kali ini, Menteri LHK juga memberi nama seekor komodo di Pulau Rinca dengan sebutan "Ani".
Nama ini diberikan dalam rangkaian kunjungan kerja bersama dengan Presiden/CEO World Resources Institue (WRI) Global, Ani Dasgupta, di TN Komodo, Sabtu (18/2).
Bersama Menteri Siti, Ani menikmati fasilitas baru yang telah dibangun di Pulau Rinca TN Komodo.
Fasilitas yang diresmikan baru-baru ini, memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung yang menyaksikan dan meneliti satwa komodo di Pulau Rinca.
Sebelumnya, usai melaukukan penandatangan/MoU di Jakarta, Jumat (17/2), Menteri Siti dan Ani terbang ke Labuan Bajo dan mengunjungi Pusat Persemaian Labuan Bajo.
Baca juga: KLHK dan WRI Bermitra Dukung Implementasi FOLU Net Sink 2030
Keduanya menyaksikan secara langsung proses produksi dan bibit-bibit yang siap didistribusikan kepada masyarakat.
Ani nampak sangat antusias dan terkesan dengan Pusat Persemaian Labuan Bajo, salah satunya adalah dengan tenaga kerja yang dapat mencapai ratusan orang dari masyarakat lokal sekitar.
Pusat Persemaian Labuan Bajo ini juga dapat memproduksi bibit dalam skala besar antara 5-6 juta bibit pertahunnya.
Setelah mengunjungi Labuan Bajo dan TN Komodo, Menteri LHK dan Presiden WRI juga meninjau Pusat Persemaian Mangrove di Tahura Ngurah Rai, Denpasar, Bali.
Di sini keduanya melihat lokasi penanaman mangrove oleh para pemimpin dunia saat KTT G20 tahun lalu.
MoU Dukung FOLU Net Sink 2030 Indonesia
Presiden WRI, Ani Dasgupta berkunjung ke Indonesia dalam rangka penandatanganan nota kesepahaman atau MoU untuk menjalin kemitraan teknis dalam mendukung FOLU (Forest and Other Land Uses) Net Sink 2030 Indonesia.
Tujuan utama dari kemitraan ini adalah untuk berkolaborasi dalam mendukung Rencana Operasional FOLU Net Sink 2030 Indonesia menuju pencapaian target NDC Indonesia.
Tujuan kedua dari kemitraan teknis tersebut adalah untuk mengelaborasi teknik dan metode inventarisasi lahan melalui interpretasi citra satelit dan kerja lapangan.
Kemitraan ini akan meliputi dialog teknis mengenai sistem-sistem monitoring sektor FOLU, pertukaran pengetahuan dan pengalaman untuk memperkuat penyelarasan teknis sistem-sistem monitoring sektor FOLU tersebut, dan kolaborasi dalam forum internasional tentang isu-isu yang menjadi kepentingan bersama. (RO/OL-09)
PROGRAM Remaja Bernegara yang digelar Partai NasDem ke dalam tujuh sesi sejak pertengahan Februari 2025 sampai hari ini, Sabtu (26/4),
RAJA Juli Antoni resmi mengemban tugas barunya sebagai Menteri Kehutanan pada kabinet Merah Putih. Menurut Raja Juli, apa yang telah dilakukan Siti Nurbaya sudah baik
KLHK di bawah Siti Nurbaya juga berhasil memperkuat upaya konservasi melalui peningkatan kawasan konservasi dan keberhasilan dalam menjaga keanekaragaman hayati.
Ketua AMAN Kalsel, Rubi, mengatakan penetapan Geopark Meratus dan usulan Taman Nasional Pegunungan Meratus merupakan sebuah pengabaian bagi keberadaan Masyarakat Adat
Pusat Plasma Nutfah juga berkontribusi pada restorasi ekosistem yang terdegradasi dengan menyediakan bahan genetik untuk pemulihan spesies yang terancam punah
MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, meresmikan persemaian skala besar di lima provinsi.
Tim Gabungan Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan bersama Balai Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS), TNI, Polri, dan pemerintah daerah memusnahkan kebun kelapa sawit ilegal.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mengambil langkah menyikapi isu aktivitas penambangan di kawasan lereng Gunung Slamet yang sempat viral di media sosial.
Kerusakan hutan di TNGHS, selain menyebabkan populasi tiga satwa tersebut berkurang juga flora endemik lainnya, seperti anggrek, puspa, saninten, dan rasamala juga terancam langka.
Penertiban kawasan hutan di TN Tesso Nilo merupakan bagian upaya penguasaan kembali kawasan hutan oleh negara sesuai mandat Perpres 5/2025
Aksi unjuk rasa berlangsung di kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Jumat (15/8).
Masyarakat yang ingin mendaki harus mendaftar (online) di Balai Taman Nasional untuk mendapatkan e-ticketing dan gelang pintar RFID (Radio Frequency Identification)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved