Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo merealisasikan anggaran pendidikan pada 2022 sebesar Rp608,3 triliun. Anggaran fantastis tersebut dinilai bukti keseriusan Jokowi mendorong kualitas pendidikan.
Akademisi Politeknik Tri Mitra Karya Mandiri (TMKM), Seia Piantara mengatakan, besarnya anggaran yang direalisasikan untuk pendidikan adalah kebijakan yang sangat positif. Sebab, lanjutnya, dengan cara tersebut dapat mendorong fasilitas-fasilitas pendidikan khususnya di daerah-daerah.
“Sudah bagus dengan adanya anggaran (pendidikan) era Pak Jokowi ini. Meningkatkan fasilitas pendidikan di daerah-daerah,” ujar Seia lewat keterangan yang diterima, Sabtu (31/12).
Seia menambahkan, upaya Jokowi meningkatkan kualitas pendidikan menumbuhkan optimisme untuk masa depan Indonesia. Sebab jika kualitas pendidikannya baik, akan melahirkan SDM-SDM unggul dan berdaya saing global.
“Saya rasa upaya Pak Jokowi dalam memprioritaskan SDM bangsa sangat luar biasa. Kami sebagai tenaga pendidik sangat mendukung,” kata Seia.
Terakhir Seia mengapresiasi komitmen Jokowi untuk terus mendorong pemerataan kualitas pendidikan. Dengan cara tersebut tidak ada lagi ketimpangan pendidikan antara kota dan daerah.
“Kita melihat ada upaya pemerintah (Jokowi) melakukan pemerataan kualitas pendidikan yang baik antara satu kota dengan kota lainnya,” pungkasnya. (OL-8)
PENDIDIKAN bisa jadi merupakan salah satu konsep dan aktivitas yang paling kompleks serta multidimensional dalam sejarah manusia.
BAGAIMANA pendidikan dapat tetap berjalan ketika banjir merenggut kelas, fasilitas, bahkan rasa aman?
Institusi pendidikan tidak boleh sekadar menjadi penonton di tengah dinamika dunia yang bergerak cepat.
Universitas Pembangunan Jaya menggelar seminar internasional membahas peran AI dalam transformasi pendidikan tinggi bersama akademisi Indonesia, Malaysia, dan Taiwan.
SELAMA puluhan tahun, Indonesia terjebak dalam delusi bahwa mutu pendidikan bisa ditingkatkan hanya dengan menyuntikkan dana ke sekolah atau mengganti label kurikulum
Sekretaris Kabinet menjelaskan bahwa anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 % dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sesuai amanat konstitusi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved