Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
'TROPIC Fever' merupakan sebuah film dokumenter yang berisi cerita-cerita pada industri perkebunan tembakau dan karet, konstruksi warna kulit sebagai kategori sosial, dan “demam tropis” pada masa kolonial penjajah di Pulau Sumatera dan Belanda.
Dalam film tersebut, diperlihatkan beberapa arsip kolonial dari kedua negara.
Baca juga: ICMI akan Jadi Pelopor Transformasi Bangsa dengan Nilai Universal Islam
Pada waktu itu, masyarakat Indonesia menjadi pekerja untuk para tuan-tuan Belanda. Sebagai pekerja, mereka bahkan hanya boleh mengonsumsi makanan yang diperbolehkan oleh tuan mereka. Hingga mereka harus menerima suntikan dan obat-obatan karena kekurangan gizi. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun turut mengalami hal serupa.
Orang dewasa dan anak-anak terlihat memiliki kondisi tubuh yang sama, sama-sama kekurangan gizi yang seharusnya dimiliki oleh seorang manusia yang sehat.
Terlihat diskriminasi warna kulit dari perbedaan busana dan pekerjaan mereka. Masyarakat pribumi tidak diizinkan untuk memasuki restoran atau tempat-tempat tertentu yang hanya bisa dikunjungi oleh tuan-tuan berkulit putih. Pribumi hanya bisa mendatangi tempat tersebut sebagai pekerja.
Penanyangan perdana 'Tropic Fever' di Indonesia dilaksanakan pada 3 Desember 2022 di Goethe Institut, Jakarta Pusat. Sebelumnya, 'Tropic Fever' telah diputar secara perdana untuk publik dalam festival film DOK Leipzig di Jerman pada bulan Oktober 2022.
Film ini juga akan diputar bersama dengan komunitas terkait di Semarang minggu depan. Kemudian, akan diputar di Medan pada Januari 2023. Format penanyangan 'Tropic Fever' akan dibarengi dengan diskusi bersama para sutradara dan penonton yang hadir.
Sutradara dibalik film dokumenter ini adalah Mahardika Yudha, Perdana Rooswaldy, Robin Hartanto Honggare. Film ini juga berisi monolog yang berasal dari novel "Tropic Fever: The Adventures of A Planter In Sumatra" oleh László Székely. (OL-6)
Rapper 50 Cent menyetujui penyelesaian gugatan sipil terkait dugaan penyerangan hanya beberapa hari sebelum Netflix merilis dokumenter mengenai Sean “Diddy” Combs.
Taylor Swift membagikan cerita hubungannya dengan Travis Kelce dalam teaser docuseries The End of an Era. Ia menyebut tunangannya itu sebagai “kejutan terbesar” dalam hidupnya.
Victoria Beckham buka-bukaan di serial Netflix terbarunya tentang rahasia di balik ekspresi dingin, perjuangan karier, dan tekanan sebagai desainer sukses.
Raja Charles merilis dokumenter “Finding Harmony” di Prime Video, menyoroti filosofi hidup selaras dengan alam demi masa depan berkelanjutan.
Bersamaan dengan penayangan dokumenternya, Simple Plan juga menghadirkan sebuah soundtrack resmi film ini dan telah dirilis pada 11 Juli lalu.
Melalui interaksi langsung dengan pasien ALS dan keluarga mereka, Vino G Bastian mendapatkan pemahaman mendalam tentang tantangan fisik dan emosional yang dihadapi pejuang ALS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved