Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang PMK (Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) yang diwakili oleh Staf Khusus Menteri Ravik Karsidi menutup Munas MATAKIN (Musyawarah Nasional Majelis Tinggi Khonghucu Indonesia) ke-19 di Novotel Solo, Jawa Tengah.
Munas yang digelar sejak Jumat (25/11) tersebut menghasilkan keputusan-keputusan strategis, diantaranya terpilih Dewan Rohaniwan MATAKIN yang terdiri dari Xs. Budi S. Tanuwibowo (Ketua Umum), Ws. Wawan Wiratma, Ws. Chandra Setiawan, Ws. Sunarta Hidayat, dan Ws. Budi Suniarto, perubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga MATAKIN serta garis besar program kerja MATAKIN yang berfokus pada pendidikan, peningkatan kompetensi rohaniwan, pengkaderan generasi muda dan pendirian sekolah tinggi Khonghucu.
Ketua Umum MATAKIN Budi S Tanuwibowo bersyukur Munas MATAKIN ke-19 telah terlaksana dengan lancar dan sukses. Budi mengatakan masih banyak PR MATAKIN yang harus diselesaikan kedepan seperti misalnya dibidang pendidikan, fokus utama MATAKIN adalah menambah guru Khonghucu terutama untuk sekolah formal, yang hanya bisa dilakukan dengan segera mendirikan Sekolah Tinggi Khonghucu yang sampai dengan saat ini belum dapat terlaksana.
"Meskipun masih terdapat kendala, namun MATAKIN akan terus mendorong pendirian sekolah tinggi itu segera terwujud," kata Budi.
Baca juga : SMA SIS Jakarta Juara Kompetisi iDMC 2022
Selain pendidikan, fokus utama lainnya adalah peningkatan kompentensi rohaniwan. Peningkatan kompetensi rohaniwan menurut Budi salah satunya dapat dilakukan dengan Diklat Agama Khonghucu ataupun kegiatan lain yang dapat mendukung peningkatan kompetensi rohaniwan Khonghucu.
Di sisi lain, Budi menyebut pengkaderan merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian khusus oleh MATAKIN karena kurangnya regenerasi dalam kepengurusan baik di MATAKIN maupun ditingkat MAKIN.
"Pengkaderan harus dimulai dari generasi muda. Generasi muda cenderung kreatif, inovatif dengan ide-ide baru yang dapat memajukan MAKIN dan MATAKIN serta Khonghucu pada umumnya sehingga generasi muda harus mulai diberikan kesempatan untuk menjabat posisi-posisi strategis baik di MATAKIN maupun MAKIN," ujar Budi.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Pusat Pendidikan dan Bimbingan Khonghucu H. Susari dan Harif Nasari perwakilan dari Kementerian Sosial. (RO/OL-7)
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya membangun learning organization bagi ASN sebagai fondasi penguatan kinerja dan daya adaptasi organisasi.
KETUA Umum Korps HMI-Wati (Kohati) PB HMI, Sri Meisista, menyoroti isu kesetaraan gender dalam organisasi hijau-hitam tersebut.
Hasil diskusi menyebut pentingnya langkah-langkah konkret untuk menutup kesenjangan dalam pengelolaan risiko.
PERCEPATAN transformasi digital dibutuhkan untuk memajukan berbagai bidang, termasuk dalam memajukan dan memperkuat jejaring organisasi.
Kehadiran AIIR menjadi tonggak penting dalam dunia pasar modal Indonesia.
ANGGOTA Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) Lemhannas mengapresiasi terbentuknya Tim Reformasi Penyelamatan IKAL Lemhannas, yang diharapkan dapat mewujudkan kembali marwah organisasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved