Kamis 17 November 2022, 21:37 WIB

Pengertian Autobiografi, Perbedaan dengan Biografi dan Ciri-Cirinya

Meilani Teniwut | Humaniora
Pengertian Autobiografi, Perbedaan dengan Biografi dan Ciri-Cirinya

Antara/Zabur Karuru.
Tifatul Sembiring menunjukkan buku autobiografi.

 

KETIKA kamu hendak mengirim lamaran kerja, salah satu syarat yang biasa diminta yaitu mendeskripsikan diri sendiri atau menulis autobiografi. Percaya atau tidak, kemampuan kamu mendeskripsikan diri kamu dengan baik menjadi salah satu kunci lamaran berujung interviu.

Kalau belum pernah menulis autobiografi diri sendiri, kini saatnya kita belajar. Kini kita kenali dulu tentang autobiografi.

Apa yang dimaksud dengan autobiografi

Autobiografi atau yang sering disebut dengan otobiografi (dari bahasa Yunani αὐτός-autos sendiri + βίος-bios hidup + γράφειν-graphein menulis) adalah riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh dirinya sendiri. Dalam bahasa Inggris, istilah autobiography pertama kali digunakan oleh penyair Robert Southey pada 1809. Namun, bentuk autobiografi sendiri sudah ada sejak zaman kuno.

Ovidius disebut sebagai penemu bentuk autobiografi kuno pada awal abad pertama Masehi dengan bukunya yang berjudul Tristia. Teks Pengakuan-Pengakuan (Latin: Confessiones) adalah contoh bentuk teks autobiografi kuno terdiri atas 13 buku yang ditulis dalam bahasa Latin oleh Santo Agustinus dari Hippo pada periode 397-400 Masehi.

Pengarang biografi biasanya mengandalkan berbagai sudut pandang dan beragam dokumen. Sedangkan autobiografi bisa saja didasarkan sepenuhnya pada ingatan pengarang. Autobiografi juga berkaitan dengan memoar dan terkadang sedikit sukar membedakan keduanya.

Secara singkat, autibiografi dapat diartikan yaitu tulisan yang berisikan mengenai pengalaman, riwayat, atau perjalanan hidup seseorang mulai dari masa kecil hingga kondisinya sekarang, dan ditulis oleh dirinya sendiri (atau sudut pandang orang pertama).

Ciri-ciri autobiografi

Autobiografi memiliki sejumlah ciri.

1. Riwayat hidup atau kisah perjalanan hidup. 

Ciri khas utama dari autobiografi ialah menceritakan ulang peristiwa atau kejadian tentang seorang tokoh. Biasanya peristiwa yang diceritakan bersifat positif atau memberi dampak positif kepada pembacanya. Selain itu, dalam autobiografi, biasanya juga memuat berbagai bukti pendukung, misalnya prestasi, penghargaan, atau lainnya.

2. Dibuat supaya orang lain bisa termotivasi.

Autobiografi memang berisikan riwayat hidup seorang tokoh. Selain untuk mengenalkan diri kepada pembaca, tulisan ini juga biasanya menampilkan informasi atau kejadian yang diharapkan bisa memotivasi serta memberi dampak positif kepada pembaca.

3. Biasanya menggunakan sudut pandang orang pertama.

Biasanya autobiografi ditulis menggunakan sudut pandang orang pertama, misalnya aku atau saya. Namun, tidak sedikit pula yang menggunakan sudut pandang lain yang dianggap lebih sesuai.

4. Dapat ditulis oleh tokoh itu sendiri atau dengan bantuan orang lain. 

Autobiografi bisa ditulis oleh tokoh itu sendiri atau dengan bantuan pihak lain sesuai penuturan tokoh itu sendiri.

Cara membuat autobiografi

Untuk membuat autobiografi, memiliki beberapa cara tersendiri. 

1. Membuat garis waktu.

Cara menulis autobiografi yang pertama yaitu membuat garis waktu hidup. Sebelum menulis, pastikan telah meneliti dengan detail pengalaman hidup yang ingin Anda tulis. Setelah itu, masukkan tanggal dan peristiwa paling penting atau menarik yang pernah Anda lalui.

Beberapa hal yang perlu ditulis saat membuat autobiografi ialah sejarah keluarga, pengalaman penting masa kecil, remaja, hingga cerita saat menempuh pendidikan. Selain itu, autobiografi akan semakin menarik jika menceritakan kejadian besar yang pernah terjadi sepanjang hidup Anda.

2. Mengidentifikasi karakter utama.

Setiap cerita yang menarik selalu terdapat karakter utama yang bisa menggerakkan alur. Karakter utama ini bisa datang dari keluarga, seperti orangtua, anak atau istri, dan keluarga dekat lain. Selain itu, Anda bisa memasukkan tokoh paling berpengaruh yang telah menginspirasi selama hidup.

Mengidentifikasi karakter utama menjadi sangat penting ditulis dalam autobiografi karena bisa menggerakkan alur cerita yang menarik. Bahkan, jika Anda memiliki musuh, hal ini akan semakin menarik karena pasti terdapat konflik di dalamnya.

3. Pilih peristiwa penting.

Cara menulis autobiografi yang menarik berikutnya yaitu memilih peristiwa yang paling penting bagi hidup Anda. Pasalnya, jika menceritakan semua kejadian yang pernah Anda alami akan sangat panjang dan membosankan. Oleh karena itu, sebaiknya pilih cerita yang sekiranya paling penting dan menarik untuk diceritakan.

Ada beberapa topik yang biasanya membuat pembaca tertarik, seperti pengalaman yang bersifat traumatis masa kecil, cerita mencapai kedewasaan, dan cerita unik saat pertama kali jatuh cinta. Beberapa kisah tersebut bisa menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para pembaca jika Anda ingin mempublikasikannya menjadi sebuah buku.

4. Menjadi diri sendiri.

Salah satu alasan seseorang membaca autobiografi ialah untuk mendapatkan wawasan mengenai rasanya menjadi orang lain. Oleh karena itu, usahakan bahasa atau gaya tulisan yang dipakai dalam membuat autobiografi sesuai karakter Anda sendiri.

Tulis seperti sedang membuka hati kepada teman terpercaya dengan bahasa yang jelas, kuat, dan tidak terlalu banyak memakai kosa kata yang jarang Anda gunakan. Di samping itu, Anda perlu menunjukkan kepribadian atau karakter yang sesungguhnya secara konsisten. Hal ini penting dilakukan agar pembaca bisa benar-benar memahami riwayat perjalanan hidup Anda.

5. Jujur dan terbuka.

Salah satu autobiografi yang baik ialah ketika penulis mengungkapkan peristiwa yang pernah dialaminya secara jujur dan terbuka. Meski tidak eksplisit, ini sangat penting bagi Anda untuk mengungkapkan kejujuran tentang beragam peristiwa secara keseluruhan.

Bagikan semua kelebihan dan kekurangan yang Anda miliki agar pembaca bisa mengidentifikasi dan mendapatkan inspirasi dari cerita tersebut. Bersikap jujur dan terbuka saat membuat autobiografi menjadi salah satu kunci agar tulisan Anda memiliki daya tarik. 

Tidak perlu hanya menonjolkan atau memerankan karakter baik yang jauh dari kelemahan. Pasalnya, banyak pembaca yang mengambil inspirasi dari beragam peristiwa yang pernah Anda alami, seperti pengalaman pahit saat berjuang meraih kesuksesan hidup.

Perbedaan antara biografi dan autobiografi

Penulisan utobiografi menggunakan sudut pandang orang pertama. Contohnya:

Aku adalah Raisa, lahir di Jakarta pada 11 Januari 2000. Sewaktu kecil, aku tinggal bersama ayah dan ibuku dalam rumah kecil di sudut Kota Jakarta.

Penulisan biografi menggunakan sudut pandang orang ketiga. Contohnya:

Dia adalah Raisa, lahir di Jakarta pada 11 Januari 2000. Sewaktu kecil, dia tinggal bersama ayah dan ibunya dalam rumah kecil di sudut Kota Jakarta.

Selain berbeda sudut pandang penulisan, penulisnya juga berbeda. Autobiografi ditulis oleh diri sendiri. Artinya penulis sebagai tokoh utama. Sedangkan biografi ditulis oleh orang lain. (OL-14)

Baca Juga

ANTARA/Moch Asim

Asrama Mahasiswa Nusantara Langkah Nyata BIN Bangun Wawasan Kebangsaan

👤Widhoroso 🕔Minggu 27 November 2022, 15:36 WIB
PEMBANGUNAN Gedung Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) di Surabaya, Jawa Timur merupakan upaya Badan Intelijen Negara (BIN) untuk...
HO

Kemenkominfo Gelar ToT Literasi Digital Bagi ASN Kemendikbudristek

👤Widhoroso 🕔Minggu 27 November 2022, 14:04 WIB
Kemenkominfo menggelar ToT literasi digital bagi ASN di lingkungan...
Ist

Lulusan Langsung Kerja, Kemenperin Cetak 899 Wisudawan di Makassar

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 27 November 2022, 13:45 WIB
Unit pendidikan yang mengadakan wisuda tersebut ialah SMK-SMAK Makassar, SMK-SMTI Makassar, dan Politeknik ATI...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya