Sabtu 29 Oktober 2022, 20:40 WIB

Lima Tips Menjaga Kesehatan Mental untuk Gen Z

Mediaindonesia.com | Humaniora
Lima Tips Menjaga Kesehatan Mental untuk Gen Z

DOK Pribadi.
Enam dari 10 Gen Z berusia 18-25 tahun di Indonesia mengaku pernah mengalami gejala isu kesehatan mental.

 

ENAM dari 10 Gen Z berusia 18-25 tahun di Indonesia mengaku pernah mengalami gejala isu kesehatan mental. Sayangnya, hanya 15% yang memilih pergi ke psikolog untuk membantu menangani isu itu.

Itu merupakan hasil riset dari merek makeup Maybelline New York sebagai komitmennya dalam mendukung isu kesehatan mental melalui edukasi dan memberikan akses konseling gratis bagi yang membutuhkan. Riset tersebut juga menunjukkan bahwa sejumlah hal yang menimbulkan kecemasan dan keresahan di kalangan Gen Z ialah ketakutan tentang ketidakpastian masa depan (60%) dan masalah pendewasaan (43%).

Masih dalam rangka merayakan Hari Kesehatan Mental Dunia 10 Oktober, Maybelline kembali menggaungkan Brave Together dan mengadakan diskusi talkshow bertemakan Ready for My 20s beberapa waktu lalu. Tema ini diangkat karena memasuki usia 20-an merupakan masa peralihan yang cukup menantang, sebab mereka harus menyatukan ekspektasi dengan realita.

"Memasuki usia 20-an ialah fase peralihan seseorang dari remaja menuju dewasa dengan segudang ekspektasi yang ada di benak mereka," ujar psikolog klinis sekaligus co-founder KALM, Karina Negara, dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (29/10). Dalam kegiatan tersebut, Maybelline juga membagikan sejumlah tips menjaga kesehatan mental untuk para Gen Z, yuk simak!

Bangun kebiasaan positif

Memiliki kebiasaan yang positif bisa dimulai dari hal kecil seperti bangun pagi dan membiasakan diri untuk olahraga teratur. Dengan menerapkan cara ini, kamu akan merasa lebih produktif dan memiliki lebih banyak waktu untuk merencanakan harimu ke depan.

Di samping itu, memiliki kebiasaan positif yang konsisten, emosi pun akan lebih terjaga. Ini lantaran hati yang lebih tenang karena perencanaan lebih matang.

Rencanakan waktu istirahat

Banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa kurang tidur memiliki efek negatif yang signifikan terhadap kondisi mental seseorang. Untuk itu, kamu harus merencanakan waktu istirahat atau tidur pada waktu yang teratur setiap hari demi menjaga stabilitas mental.

Afirmasi diri

Cara kamu berpikir tentang diri sendiri memiliki efek yang kuat pada stabilitas mentalmu. Seseorang yang memandang dirinya dan hidupnya secara negatif dapat juga merasakan efek negatifnya.

Sebaliknya, ketika memiliki kebiasaan menggunakan kata-kata yang membuat lebih positif, tanpa disadari kita pun jadi lebih optimis.

Validasi emosi

Validasi merupakan kemampuan mengakui dan menerima emosi yang dirasakan. Ini juga menjadi hal penting lain untuk menjaga kesehatan mental.

Kita memerlukan latihan dan refleksi diri secara rutin agar bisa memvalidasi emosi diri. Saat melakukan validasi emosi, refleksi yang akurat dan jujur bisa membantu proses penerimaan diri, tetapi jika masih sulit melakukannya tak ada salahnya meminta bantuan profesional melalui konseling.

Ekspresikan kebaikan

Berbuat baik tak hanya berdampak positif pada orang yang kita bantu, tetapi juga untuk diri sendiri. Membantu orang lain berarti kamu membentuk self-esteem yang lebih sehat karena dapat menemukan makna dan menumbuhkan manfaat hidup kita sendiri.

Nah, itulah berbagai cara yang bisa kamu terapkan untuk menjaga kesehatan mental dari. Kamu juga bisa mendapatkan konseling gratis dari Maybelline Brave Together dengan cara mengunduh aplikasi KALM di Google Play Store atau App Store, kemudian gunakan kode BRAVE 33-33-33-33. (OL-14)

Baca Juga

Dok. Aryaduta

Christmas Miracle Tree Lighting Ceremony di Aryaduta Menteng

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 02 Desember 2022, 15:24 WIB
“Kami sangat bergembira menyambut musim yang menakjubkan tahun ini dan kami ingin merayakan momen spesial ini bersama dengan...
Ist

Para Cooking Enthusiast Dikenalkan Kampanye Bijak Garam

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 02 Desember 2022, 15:20 WIB
Jika garam dikonsumsi berlebihan dapat memunculkan berbagai penyakit degeneratif seperti hipertensi, stroke, gagal jantung, diabetes, dan...
Antara

Menkominfo Dukung Usulan Frans Seda Menjadi Pahlawan Nasional

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 02 Desember 2022, 15:07 WIB
Johnny G. Plate menyatakan kiprah Frans Seda yang menjabat Menteri Perhubungan dalam periode 1968-1973, sangat erat dengan perkembangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya