Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
LITERASI bencana merupakan hal yang penting untuk dilakukan semua kalangan demi meminimalisir dampaknya yang merugikan. Masyarakat mesti disadarkan tentang bencana dan menjadikan upaya mitigasi sebagai sebuah pembiasan sejak dini.
Hal itu ditegaskan oleh pengamat iklim dan lingkungan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Emilya Nurjani kepada Media Indonesia, Jumat (30/9).
Ia menjelaskan, literasi bencana merupakan kemampuan individu dalam mengolah informasi dan pengetahuan tentang bencana untuk kecakapan hidup. Terdapat lima buah jenis literasi yang dapat digunakan untuk mengembangkan kesadaran masyarakat terkait dengan bencana Waskim (2017).
"Literasi dibedakan menjadi literasi dasar, perpustakaan, media, teknologi dan visual. Kelima jenis literasi ini dapat digunakan kepada masyarakat untuk mengembangkan kesadaran masyarakat tentang arti dari bencana, tahap-tahap bencana, siklus bencana, tahap pra dan pasca bencana serta mitigasi dan adaptasi bencana," kata Emilya.
Ia menyampaikan, pemerintah bersama stakeholder melakukan literasi secara terus menerus melalui media masa (televisi, radio), media sosial maupun kegiatan simulasi langsung untuk membiasakan, mengembangkan, pembelajaran masyarakat tentang bencana.
Setelah diberikan literasi terkait dengan bencana, imbuhnya, masyarakat diharapkan bisa lebih tanggap terhadap bencana-bencana yang akan dihadapi di wilayah tempat tinggal mereka.
"Literasi menjadi bagian yang penting dalam meningkatkan pengetahuan bencana, menambah wawasan, meningkatkan kemampuan mitigasi dan adaptasi masyarakat terhadap bencana," kata dia.
Sebagai contoh, bencana yang disebabkan oleh hujan atau biasa disebut bencana hidrometeorologi. Ada dua yang utama yaitu banjir dan kekeringan. Masyarakat diberi literasi faktor yang menyebabkan kedua bencana tersebut selain faktor hujan, sehingga masyarakat mampu mengelola lingkungannya untuk melakukan mitigasi dan adaptasi terhadap bencana yang akan terjadi agar risiko yang timbul bisa diminimalisir.
Pemerintah daerah melalui BPBD setempat biasanya sudah menyusun peta potensi dan kerentanan bencana baik yang tunggal maupun multi bencana. Literasi dapat dilakukan bersama dengan stakeholder terkait dengan menyesuaikan tingkat pendidikan serta pembiayaan yang ada.
Oleh karena itu, kata Emilya, literasi bencana tidak bisa dipasrahkan hanya kepada pemda setempat, tetapi juga kerjasama berbagai pihak agar kesadaran masyarakat tentang bencana menkadu sebuah pembiasan yang kemudian dikembangkan dan belajar kembali. (H-2)
SELAMA lima tahun terakhir, 2019-2023, terjadi bencana hidrometeorologi sebanyak 18.081 kejadian, sebanyak 25% di antaranya merupakan peristiwa bencana angin puting beliung.
Salah satu upaya mencegah dampak bencana ialah membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana).
Direktur Pusat Krisis Kementerian Kesehatan, Dr Sumarjaya menyampaikan Indonesia mempunyai pengalaman berharga dalam menyiapkan tenaga kesehatan cadangan saat menghadapi Covid-19.
SLG memberikan informasi mengenai potensi bahaya gempa bumi dan tsunami di daerah pelaksanaan. BMKG juga membantu pemerintah daerah setempat dengan memberikan Peta Bahaya Tsunami di lokasi.
Terjadi 1.277 kejadian kebakaran di Jakarta sejak Januari hingga Agustus 2023 atau 5 kebakaran di Jakarta setiap harinya.
Berdasar prakiraan BMKG, empat daerah di Sumsel bakal alami hari tanpa hujan (HTH) cukup lama mulai 21 hari hingga 60 hari.
Meski potensi ekonomi digital besar, Indonesia masih menghadapi tantangan serius pada aspek literasi.
Menurut Eka Kurniawan, kunci utama untuk meningkatkan kemampuan menulis terletak pada kombinasi antara asupan literasi yang beragam dan latihan fisik yang konsisten.
Skor PISA 2022 menempatkan literasi membaca siswa Indonesia pada angka 359 poin, masih di bawah rata-rata internasional.
MEMPERINGATI Hari Pendidikan Internasional, The Sunan Hotel Solo sukses menggelar “Solo Book Party – Edisi Spesial 2 Tahun SBP” bersama Solo Book Party (SBP).
Di kota ini berdiri banyak sekali lembaga pendidikan tinggi, dan rata-rata terbaik se-Indonesia
Buku Tumpeng Indonesia: Dari Dapur Tradisional Menuju Meja Bangsa disusun untuk memberikan perspektif luas mengenai tumpeng sebagai bagian dari kebudayaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved