Jumat 23 September 2022, 13:56 WIB

5 Langkah Hong Kong Menyambut Wisatawan Dunia

Meilani Teniwut | Humaniora
5 Langkah Hong Kong Menyambut Wisatawan Dunia

Peter PARKS / AFP
Ilustrasi

 

SETELAH 3 tahun pandemi Covid-19, akhirnya para wisatawan dapat kembali melakukan destinasi ke Hong Kong. Meskipun angka COVID- 19 semakin menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, namun wilayah administratif khusus Tiongkok tersebut tetap mewajibkan karantina untuk mencegah para pelancong menyebarkan COVID-19 ke penduduk setempat. Dengan demikian, untuk melindungi kesehatan dan keselamatan pengunjungnya, Hong Kong saat ini telah mempersiapkan dengan lima cara berikut:

1. Program kebersihan anti-epidemi

Untuk memastikan semua pengunjung dapat melakukan perjalanan dengan percaya diri, Dewan Pariwisata Hong Kong dan Badan Jaminan Kualitas Hong Kong juga telah memperkenalkan Skema Sertifikasi Tindakan Kebersihan Anti-epidemi, sebuah program yang memastikan pedagang memenuhi standar kebersihan yang ketat. 

Baca juga: 5 Wisata Halal untuk Wisatawan Muslim di Hong Kong

Pedagang dan bisnis lain di berbagai sektor, termasuk hotel, restoran, dan operator tur yang ingin mengajukan label harus menerapkan langkah-langkah, seperti melakukan pemeriksaan suhu pada staf, menyediakan fasilitas kebersihan tangan kepada pelanggan, mendisinfeksi permukaan yang sering disentuh secara teratur, dan menjaga kebersihan ventilasi dalam ruangan. 

Setelah memenuhi standar kebersihan, pedagang akan diizinkan dan diberikan stiker. Inspeksi acak juga akan dilakukan untuk memastikan tetap memenuhi standar. 

2. Pelacakan kontak cerdas

Untuk meminimalkan penyebaran virus, pemerintah Hong Kong telah menerapkan sejumlah langkah pelacakan kontak untuk mengidentifikasi orang yang mungkin telah terinfeksi.

Aplikasi seluler LeaveHomeSafe memungkinkan publik untuk mencatat waktu kedatangan dan keberangkatan mereka ketika mereka mengunjungi restoran atau tempat umum lainnya menggunakan kode QR.

3. Menggunakan robot pintar untuk desinfeksi menyeluruh

Ketika pelancong tiba di Bandara Internasional Hong Kong, mereka mungkin melihat sejumlah robot berkeliaran di gedung terminal sambil membersihkan ruang publik sepanjang waktu.

Robot-robot ini, yang dibuat oleh produsen perangkat medis Hong Kong, Time Medical Systems, dilengkapi dengan sinar ultraviolet dan alat penguap disinfektan. Perusahaan mengatakan robot mampu membunuh hingga 99,99 persen bakteri dan virus, memberikan perlindungan ekstra bagi pengunjung yang tiba di kota. Faktanya, robot telah dikerahkan di seluruh kota untuk melakukan operasi pembersihan dalam di pusat perbelanjaan, ruang pameran, dan kantor. 

Sistem metro kota yang efisien telah menggunakan jenis robot yang berbeda untuk secara otomatis mendisinfeksi stasiun dan kereta api. Robot - total 20 - digunakan untuk pembersihan kereta di depotnya untuk memastikan kebersihan kereta saat mengangkut penumpang di sekitar pusat keuangan.

4. Teknologi desinfeksi jangka panjang

Banyak orang mungkin khawatir bahwa permukaan yang sering disentuh, seperti tombol lift, pegangan tangan, dan gagang pintu, berisiko menularkan bakteri dan virus. Untuk mengatasi masalah ini, Universitas Sains dan Teknologi Hong Kong (HKUST) telah mengembangkan lapisan anti-mikroba tak terlihat yang dapat disemprotkan ke permukaan untuk membunuh bakteri dan virus, termasuk virus corona. Di bandara internasional kota, teknologi ini digunakan di tempat-tempat seperti area tempat duduk dan di troli bagasi untuk membantu melindungi kesehatan para pelancong. Di luar bandara, pelapis ini juga banyak digunakan di dalam kereta api, pusat perbelanjaan, dan tempat wisata untuk memberikan ketenangan pikiran bagi pengunjung saat mereka menjelajahi kota.

5. Upaya masyarakat

Selain teknologi cerdas dan kebijakan yang efektif, banyak penduduk setempat juga telah berkontribusi dalam memerangi pandemi sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari mereka. Banyak yang telah menjadi ahli dalam masker wajah dan pembersih alkohol, sementara bahkan restoran fine dining dan hot pot telah memperkenalkan layanan take away untuk pelanggan yang ingin menjaga jarak sosial satu sama lain.

Semua restoran juga telah menerapkan serangkaian langkah-langkah keamanan kesehatan untuk melindungi kesehatan pelanggan. Mereka harus melakukan pemeriksaan suhu pada pelanggan di pintu, sementara semua pelanggan diharuskan menggunakan aplikasi seluler 'LeaveHomeSafe' dan mematuhi persyaratan yang relevan di bawah 'vaksin pass'. Meja juga berjarak secara sosial, dan sering kali pembatas plastik dipasang di antara meja.

Selain itu, skema vaksinasi COVID-19 sedang berlangsung di kota. Vaksin saat ini tersedia untuk 6,5 juta penduduk Hong Kong, yang setara dengan 88 persen populasi.

Upaya kolektif kota dalam meminimalkan penyebaran virus telah memberikan jaminan ekstra kepada pengunjung bahwa mereka dapat tetap aman dan sehat saat menjelajahi apa yang ditawarkan Hong Kong di tengah 'kenormalan baru'. (OL-6)

Baca Juga

Dok. Klinik Insomm

Insomnia Banyak Terjadi, Klinik Ini Tawarkan Sleep Restoration Programme untuk Capai Tidur Berkualitas

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 10:01 WIB
"Banyak sekali dampak negatif yang terjadi pada individu yang kesulitan tidur. Kami sangat berusaha agar setiap  individu bisa...
dok.ist

Akhir Pekan, Healing di Nebula Glamping jadi Pilihan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 08:29 WIB
Nebula Glamping merupakan penginapan yang berada di lahan seluas 1,2 hektar milik Perhutani di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor,...
DOK Pribadi.

Nadiem Makarim Terinspirasi Model Pendidikan ala Pendiri Nahdlatul Ulama

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 07:03 WIB
Menurutnya, model pendidikan KH Hasyim Asy'ari yang memanusiakan manusia terbukti berhasil mencetak generasi penerus yang berkarakter,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya