Sabtu 03 September 2022, 22:05 WIB

Prodi Sistem Informasi Unjani Buka Kelas Kerja Sama dengan Perusahaan, Tingkatkan Kemampuan Karyawan

Bayu Anggoro | Humaniora
Prodi Sistem Informasi Unjani Buka Kelas Kerja Sama dengan Perusahaan, Tingkatkan Kemampuan Karyawan

MI/BAYU ANGGORO
Ketua Program Studi Sistem Infomasi (S1) Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani), Tacbir Hendro Pujiantoro

 


PERKEMBANGAN teknologi di era digitalisasi saat ini bergerak
sangat cepat. Hal tersebut membuat masyarakat umumnya dan khususnya para siswa dituntut untuk bisa mengimbanginya. Mereka dituntut meningkatkan kemampuan agar tidak ketinggalan zaman.

Tentunya hal tersebut akan berpengaruh di dalam kemandirian finansial
dan kemampuan dalam dunia kerja atau industri, yang tidak lepas dari latar belakang pendidikan seseorang.

Menurut Ketua Program Studi Sistem Infomasi (S1) Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani), Kota Cimahi, Jawa Barat, Tacbir Hendro
Pujiantoro, hal itu bisa ditempuh melalui jalur pendidikan di perguruan
tinggi. Salah satunya bisa melalui jalur pendidikan di program studi Sistem Informasi Universitas Jenderal Achmad Yani.

Dari segi metode pembelajaran, Prodi SI Unjani memiliki sebuah pola ajar yang dipilih oleh setiap mahasiswa yang sesuai dengan kemampuan atau target yang ingin dicapai.

Adapun hal tersebut tercermin pada empat program struktur kurikulum yang sudah disiapkan, yakni Tingkat I Siap Tumbuh.

"Pada tingkatan ini, kami menekankan pada pencapaian kompetensi dasar
Sistem informasi, dimana semua mata kuliah dasar Sistem Informasi dan
mata kuliah pendukung yang bersifat dasar," ujar Tachir.

Pada Tingkat II atau Siap Kembang, kampus Unjani menekankan pencapaian kompetensi utama Sistem Informasi. Mata kuliah diberikan sesuai dengan kompetensi utama Sistem Informasi ditambah dengan penguatan mengaplikasikannya.

"Pada tingkat III, yakni Siap Kompeten, kami menekan pada pencaian pendalaman kompetensi di bidang Sistem Informasi dengan mata kuliah pengayaan berdasarkan studi kasus dan diberikan kemampuan menganalisis dan mengevaluasinya. Pada tingkat ini mata kuliah keahlian sesuai peminatan atau konsentrasi sudah diberikan," lanjut Tachir.

Sementara untuk tingkat IV ialah Siap Expert. "Kami menekankan pada pencapaian  keluasaan kompetensi di bidang Sistem Informasi, sehingga pada kompetensi ini sudah tercipta kemampuan mencipta," tandasnya.


Fasilitas lengkap


Tachir mengakui saat ini banyak perguruan tinggi yang menyelenggarakan
program studi Sistem Informasi. Salah satunya adalah Universitas
Jenderal Ahmad Yani (Unjani) yang berada di Jl Terusan Jenderal Sudirman, Cibeber, Kecamatan  Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat.

"Banyak hal yang menarik pada Prodi SI Unjani. Selain fasilitas sarana
dan prasarananya yang lengkap, pola pembelajarannya yang dinamis, juga
menjembatani para mahasiswa pada dunia kerja dan kemandirian usaha,"
katanya.

Melalui program studi tersebut, mahasiswa bisa menghasilkan pendapatan  secara dini dan mandiri melalui keterlibatannya dalam kegiatan bersama para dosen.

Saat ini Unjani sedang menyelenggarakan Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) yang akan berlangsung hingga September. Program Studi Sistem Infomasi yang masuk pada Fakultas Sains dan Informatika ini, bisa menjadi pilihan bagi para calon mahasiswa.

Diungkapkannya, Program Studi Sistem Infomasi Unjani memang menyajikan
pola pendidikan yang berkualitas sesuai kebutuhan industri dan mengikuti teknologi perkembangan zaman. Pola pendidikan pun dikemas dengan menarik, sehingga membuat kualitas para mahasiswa pun tidak diragukan.

"Pada prodi sistem informasi ini kita coba berbagai inovasi pola
pembelajaran sehingga diharapkan dapat mempernudah nahasiswa belajar
dengan tidak menguragi kualitas pembelajaran itu sendiri. Selain
menyediakan kelas reguler, juga ada kelas kerja sama dengan perusahaan. Pola pembelajarannya full online, mahasiswa kuliah di tempat kerja mereka masing-masing. Jadi para mahasiswa tidak harus datang ke kampus," jelas Hendro.


Kelas kerja sama


Pola pembelajaran pada skema kelas kerja sama dengan perusahaan
menggunakan kombinasi pola merdeka belajar kampus merdeka (MBKM)  dengan pola RPL atau recognisi pembelajaran lampau. Pekerjaan yang telah dilakukan oleh para mahasiswa bisa dikonversi menjadi pembelajaran mata kuliah dengan menunjukan bukti-bukti pekerjaan proyek yang sudah dilakukan sebelumnya.

"Jadi pekerjaan yang mereka kerjakan hasilnya akan dipresentasikan
kepada pembimbing akademik yang telah ditunjuk oleh Prodi sistem
informasi dan outputnya di konversi ke nilai mata kuliah yang ada.
Bahkan bisa saja nanti suatu pekerjaan itu jadi beberapa mata kuliah,
karena satu pekerjaan itu ilmunya bisa 2 atau 3 mata kuliah yang
dipakai. Seperti analisa dan perancangan, itu bisa jadi  satu mata
kuliah sendiri, pemrograman jadi satu mata kuliah sendiri, desain jadi
satu mata kuliah sendiri. Jadi intinya pada satu proyek pekerjaan itu
bisa saja jadi dikonversi  3 atau 4 mata kuliah," jelasnya.

Menurutnya, skema kelas kerja sama perusahaan tersebut sangat efektif
terhadap waktu, baik waktu bekerja para mahasiswa yang bekerja di
perusahaan maupun bagi perusahaan yang melakukan kerjasama. Perusahaan bisa meningkatkan kemampuan para pekerjanya dengan menjadi mahasiswa tanpa menggangu waktu kerja.

"Minat terhadap kelas kerja sama cukup tinggi. Ada yang menarik. Ada
perusahaan IT yang mau mengeluarkan dana kuliah untuk pendidikan
pekerjanya, namun tidak mau menggangu jam kerja. Setelah diskusikan dengan kami, ada win-win solution.  Akhirnya 40 pegawainya yang belum sarjana, diikutkan kuliah dan semua ditanggung perusahaan," jelasnya.

Menurutnya hal itu tidaklah lepas dari kualitas para dosen di Unjani
yang bisa mendapatkan kepercayaan dari para mitra dunia usaha dan
industri. Termasuk juga keluwesan pola pendidikan yang diterapkan yang
disesuaikan dengan kebutuhan industri. Kepercayaan dunia industri pun tidaklah lepas dari keterlibatan para mahasiswa pada kegiatan kegiatan para dosen.

Selama ini para mahasiswa pun banyak dilibatkan pada kegiatan kegiatan
bisnis para dosen. Sehingga hal itu membuat keterampilan para mahasiswa
pun menjadi semakin terasah dan tidak kaget saat menghadapi ritme dunia
kerja.

"Jadi tidak hanya teori dan praktek saja, tetapi ilmunya di
implementasikan langsung pada kegiatan bisnis, sehingga kemampuan
mahasiswa pun teruji. Bahkan itu pun membuat perusahaan banyak yang
meminta tenaga kerja kepada kami," jelasnya.

Tidak hanya itu saja, para mahasiswa pun dilibatkan dalam pembangunan di daerah. Salah satunya melalui pola kerja sama dengan parat pedesaan. Saat ini ada 2 desa yang telah melakukan kerja sama yaitu di Kematan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat dan Desa Panjalu. Ciamis.

"Disana para mahasiswa dilibatkan untuk mengangkat potensi potensi
ekonomi yang ada di desa tersebut. Seperti di Kecamatan Ngamprah itu
mengangkat potensi UMKM dimana para mahasiswa membantu memonitoring
penjualan dan melakukan aktifitas digital marketing. Begitu juga dengna
di Panjalu, para mahasiswa membantu mengangkat potensi pariwisata
disana dengan keilmuannya, salah satunya dengan digitalisasi dan
pembuatan website," jelasnya.  (N-2)

Baca Juga

dok.ist

Kiat Ortu Beri Asupan Sayur bagi Anak agar Lebih Lahab

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 26 September 2022, 17:02 WIB
MENDORONG anak-anak untuk lebih lahap mengonsumsi sayur selalu menjadi tantangan tersendiri bagi para orangtua. Terlebih bagi anak-anak...
HO

Bersantai Dalam Suasana Nyaman di XLY Coffe and Eatery Bekasi

👤Widhoroso 🕔Senin 26 September 2022, 16:36 WIB
TEMPAT bersantai seperti kedai kopi atau coffeeshop bukan hal yang sulit...
Dok. VIVO

Edukasi Seks Sehat dan Penggunaan Kontrasepsi, VIVO gelar Eksibisi Seni Instalasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 26 September 2022, 16:33 WIB
Sebagai produsen alat kontrasepsi bermerek VIVO, Dapac Pharma pun mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya