Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
ACARA Reuni 25 Tahun IPB Kr34tif atau yang kerap disebut
Angkatan 34 di lingkungan IPB University menjadi ajang silaturahmi
sekaligus sarana berbagi dan meningkatkan rasa peduli.
Sekitar 500 alumni hadir dalam acara yang dilaksanakan pada di IPB International Convention Center (IICC) (Sabtu, 20 Agustus) dan hari kedua di pelataran Lawang Salapan, kawasan Tugu Kujang, Baranangsiang, Bogor (Minggu, 21 Agustus).
Ketua Panitia Reuni, Kiman Siregar, merasa lega dengan suksesnya acara
tersebut. "Alhamdulillah, sekitar 500an kawan-kawan alumni dari berbagai daerah bisa hadir. Selain sebagai ajang silaturahmi, reuni ini juga memberikan beasiswa sebagai bentuk kepedulian untuk mahasiswa maupun putra-putri dari angkatan 34 yang telah wafat," jelasnya, Selasa (23/8).
Rengkaian acara reuni digelar dalam dua kegiatan. Di IICC pembukaan reuni secara resmi dilakukan oleh Rektor IPB University dan dihadiri Ketum Himpunan Alumni IPB. Pada rangkaian hari kedua, kegiatan berbagi
alumni IPB 34 dilaksanakan bersama Wali Kota Bogor Bima Arya dan Ketua
DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto yang juga alumni IPB 34.
Bima Arya dan Atang Trisnanto turun langsung membagikan 400 tas berisi
produk-produk L'Oreal sebagai sponsor utama reuni kepada masyarakat yang sedang berolahraga Minggu pagi.
"Jadi acara Reuni 25 Tahun IPB Kr34tif ini digelar dengan berbagai kegiatan positif. Tentunya, kami berharap dapat terus berkontribusi ke masyarakat dengan aksi-aksi kreatif dan positif, salah satunya dengan program peduli dan berbagi," ungkap Kiman.
Angkatan 34 IPB adalah mahasiswa yang masuk ke IPB pada 1997, tepatnya 34 tahun setelah IPB berdiri pada 1963. Alumni K34tif ini merupakan para mahasiswa dan mahasiswi yang pada saat kuliah mengalami beberapa masa rezim pemerintahan dan peristiwa bersejarah penting di Indonesia.
"Angkatan kami mengalami 4 masa sekaligus. Era Soeharto, Habibie,
Gusdur, dan Megawati. Ada yang masuk kuliah di era Soeharto, lalu wisuda di masa Megawati bahkan ada yang di era SBY. Tapi rata-rata alumni Kr34tif pada sukses, baik di dunia kerja maupun usaha," ungkap Humas Reuni, Angiola Harry.
Ekoda, salah satu alumni angkatan 34 yang hadir di acara, mengaku bangga pada almamater dan angkatannya karena masih tetap kompak
menjaga silaturahmi. Konsultan politik yang juga dikenal sebagai
penyanyi ini berharap, kegiatan alumni ke depannya bisa bermanfaat bagi
masyarakat.
"Semoga terus kompak bisa lebih banyak melakukan kegiatan yang juga bermanfaat bagi masyarakat, tidak hanya bagi alumni," ungkap Ekoda. (N-2)
Amartha Fellowship Bootcamp diikuti oleh 60 penerima beasiswa dan berlangsung selama empat hari.
Universitas Budi Luhur (UBL) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus membawa pendidikan tinggi Indonesia ke panggung dunia.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Farhan menyebut, dalam pendekatan yang lebih logis, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen moral untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia.
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) masih menghitung besaran dana beasiswa yang akan dikembalikan oleh alumni Arya Iwantoro, suami Dwi Sasetyaningtyas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved