Jumat 12 Agustus 2022, 15:46 WIB

Mengenal Dalil Puasa Ayyamul Bid

Meilani Teniwut | Humaniora
Mengenal Dalil Puasa Ayyamul Bid

Freepik
Ilustrasi

 

SEPERTI yang diketahui, puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunnah yang dapat dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 Hijriyah setiap bulannya. Berpuasa di bulan yang paling dimuliakan tentu memiliki keutamaan istimewa bagi yang mengerjakannya. 

Lantas seperti apa Dalil puasa Ayyamul Bid ? Berikut ini adalah penjelasannya. 

Baca juga: Pemerintah Targetkan Vaksinasi PMK Tahap Awal Tuntas September

Dalil Puasa Ayyamul Bid

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

“Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: 1- berpuasa tiga hari setiap bulannya, 2- mengerjakan shalat Dhuha, 3- mengerjakan shalat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari no. 1178) 

 Baca juga: Koalisi Masyarakat Serahkan Petisi Darurat Perubahan Iklim ke KSP

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari no. 1979)

Dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya,

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

“Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” (HR. Tirmidzi no. 761 dan An Nasai no. 2425. Abu ‘Isa Tirmidzi mengatakan bahwa haditsnya hasan).

Dari Ibnu Milhan Al Qoisiy, dari ayahnya, ia berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَأْمُرُنَا أَنْ نَصُومَ الْبِيضَ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ . وَقَالَ هُنَّ كَهَيْئَةِ الدَّهْرِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14 dan 15 (dari bulan Hijriyah).” Dan beliau bersabda, “Puasa ayyamul bidh itu seperti puasa setahun.” (HR. Abu Daud no. 2449 dan An Nasai no. 2434. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُفْطِرُ أَيَّامَ الْبِيضِ فِي حَضَرٍ وَلَا سَفَرٍ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada ayyamul biidh ketika tidak bepergian maupun ketika bersafar.” (HR. An Nasai no. 2347. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). Namun dikecualikan berpuasa pada tanggal 13 Dzulhijjah (bagian dari hari tasyriq). Berpuasa pada hari tersebut diharamkan.

Demikian informasi soal dalil Puasa Ayyamul Bidh, semoga bermanfaat. Hanya Allah yang memberi taufik untuk beramal sholih. (OL-6)

Baca Juga

MI/ M Irfan

Update 28 September 2022: 1.915 Kasus Covid-19 Terdeteksi Hari Ini

👤MGN 🕔Rabu 28 September 2022, 20:37 WIB
Sementara itu, kasus aktif bertambah 12 sehingga menjadi 19.185...
Antara/Yulius Satria Wijaya.

Penjelasan Lengkap Komponen Peta dan Fungsinya

👤Meilani Teniwut 🕔Rabu 28 September 2022, 20:22 WIB
Peta bisa disajikan dalam berbagai cara yang berbeda. Selain itu ada sejumlah komponen peta dan...
DOK Instagram.

Kebesaran Allah Al-Azhim Bersifat Mutlak tidak Dapat Dibandingkan

👤Meilani Teniwut 🕔Rabu 28 September 2022, 19:54 WIB
Sekarang kita bahas salah satu asmaul husna atau nama-nama terbaik Allah yaitu Al-Azhim. Secara bahasa, Al-Aẓhīm punya arti sesuatu yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya