Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka hari jadinya yang ke-14 Primaya Hospital Bekasi Barat hadirkan Layanan Geriatri sebagai bentuk kepedulian terhadap pasien lansia. Layanan Geriatri sendiri merupakan sebuah layanan yang diperuntukan bagi pasien berusia diatas 60 tahun dengan keluhan di beberapa bidang penyakit, mencakup seluruh aspek pelayanan kesehatan mulai dari layanan preventif, diagnosa, pengobatan, hingga rehabilitatif.
Primaya Hospital Bekasi Barat menyediakan Layanan Geriatri yang mengutamakan kenyamanan pasien lansia dan memudahkan pasien dalam menjalani setiap tahap pemeriksaan kesehatan. Rangkaian pelayanan khusus telah disiapkan, mulai dari proses registrasi dimana pasien lansia akan didampingi oleh satu orang staff yang bertugas untuk membantu dalam pendaftaran, hingga tenaga medis profesional dengan pelatihan khusus dan memiliki kapasitas untuk merawat pasien geriatri.
Selain itu, pasien lansia juga akan diprioritaskan pada pemeriksaan laboratorium dan pengambilan obat, sehingga pasien lansia tidak perlu lama mengantri.
Direktur Primaya Hospital Bekasi Barat, dr. Prima Yunika mengatakan, layanan itu diluncurkan sesuai dengan tema anniversary Primaya Hospital Bekasi Barat kali ini yaitu “Moving Forward, Grow Together”.
"Kami berkomitmen untuk selalu bertumbuh dan berkembang dalam memberikan pelayananan kesehatan terbaik untuk masyarakat. Salah satu upaya dalam mewujudkan komitmen tersebut adalah dengan melakukan peningkatan kualitas layanan dengan memperhatikan hal- hal yang menjadi kebutuhan pasien, seperti menghadirkan Layanan Geriatri," kata Prima.
Baca juga : Lebih Rentan, Lansia Diminta Segera Divaksin Booster
Layanan geriatri sementara akan beroperasi setiap hari selasa pukul 11.00 hingga pukul 14.00 WIB. Untuk mendukung layanan ini, Primaya Hospital Bekasi Barat juga telah dilengkapi dengan fasilitas yang mudah diakses dan ramah akan lansia.
CEO Primaya Hospital Leona A. Karnali menegaskan, layanan Geriatri merupakN bentuk kepedulian pihaknya terhadap pasien lansia.
"Harapan kami, Layanan Geriatri dapat memudahkan pasien lansia dalam melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan, sehingga pasien lansia tetap sehat dan bersemangat. Hal ini juga kami lakukan agar terbentuk komunitas lansia yang dapat saling mendukung dan sharing seputar kesehatan pada usia senja," ujar Leona.
Primaya Hospital Bekasi Barat menawarkan berbagai pelayanan kesehatan lainnya untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat. Beberapa diantaranya adalah Layanan Jantung dan Pembuluh Darah, Ibu dan Anak, Pusat Layanan Kanker, Trauma / Ortopedi/Sport Injury, Pusat Layanan Mata dan Urologi.
"Seluruh layanan Primaya Hospital Primaya Hospital Bekasi Barat ditangani oleh tenaga medis profesional yang didukung dengan teknologi yang mumpuni," pungkas Leona. (RO/OL-7)
Rumah Singgah untuk Pasien Anak Penyakit Kronis
PEMERINTAH Kota Sukabumi, Jawa Barat, memiliki rumah singgah di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Cicendo Kota Bandung untuk masyarakat yang tengah menjalani pengobatan.
Padel for Hope 2025 juga menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan dukungan.
Fasilitas rumah singgah memberikan akses akomodasi sementara yang layak, nyaman, dan gratis, terutama bagi pasien anak dan keluarga dari luar kota.
Menko PMK Pratikno menekankan agar pemindahan warga dari pengungsian ke rumah singgah dipercepat untuk mengurangi risiko kesehatan dan keterbatasan fasilitas.
Kegiatan CSR bertemakan Sharing Happiness With RHI by Floss itu diresmikan bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-10 Rumah Harapan Indonesia bertemakan ‘Brighter Future’.
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan tubuh terus dilakukan berbagai pihak.
Berdasarkan laporan Global Gender Gap 2025, posisi Indonesia naik tiga peringkat ke urutan 97 dunia dengan skor kesetaraan yang meningkat menjadi 69,2%.
Laporan Halodoc Q1 2026 mencatat lonjakan gangguan kecemasan dan masalah pencernaan selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Jika ditemukan pasien dengan indikasi klinis yang mengarah pada gejala campak, petugas medis akan segera melakukan tindakan lanjutan.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Poltekes Bhakti Kencana menawarkan tiga program studi strategis yang dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved