Rabu 27 Juli 2022, 16:00 WIB

G20 Dituntut Perhatikan Isu Pekerja Migran

Syeha S. Alhaddar | Humaniora
G20 Dituntut Perhatikan Isu Pekerja Migran

ANTARA/JESSICA HELENA WUYSANG
Pekerja Migran Indonesia Bermasalah memasuki Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalbar, Kamis (28/4/2022)

 

REGIONAL Coordinator Migrant Forum in Asia, William Gois, mengungkapkan hingga saat ini isu pekerja migran belum menjadi isu yang penting dalam G20. Padahal, migrasi adalah suatu komitmen dan pemahaman global bahwa migrasi adalah perangkat untuk pembangunan. 

“Dalam konteks ini migran merupakan upaya untuk mendapatkan benefit dalam pembangunan sehingga serharusnya migrasi menjadi isu penting baik di dalam atau di luar G20,” ungkapnya dalam Side Event Working Group & Humanitarian, Rabu (27/7).

William juga mengungkapkan masih banyak isu gender yang terjadi dan belum ada upaya yang konsolidatif, sehingga hal ini adalah ruang yang harus dielaborasi.

Koordinator Gender Equality dan Disability Working Group, Mike Verawati, mengungkapkan bahwa para pekerja perempuan terutama perempuan disabilitas menghadapi masalah yang berat karena masih ada stigma yang beredar.

Baca juga: Kemenkes Siapkan 1.000 Obat Cacar Monyet dan Sebar 1.500 Reagen ke Daerah

Baca juga: Platform SatuSehat Integrasikan Data Kesehatan Nasional

“Jika bahas tentang migran maka perempuan disabilitas mengalami multiple effect apalagi karena mereka rentan terhadap banyak hal. Partisipasi perempuan saja sudah sulit apalagi partisipasi perempuan disabilitas,” ungkapnya.

Mike juga mengungkapkan bahwa cara pandang terhadap pekerja disabilitas masih sangat negatif. “Walaupun sudah ada kebijakan tentang perempuan migran namun masih banyak yang mengalami pelanggaran,” ujarnya.

Mike juga menambahkan bahwa masalah migrasi juga bercampur dengan masalah trafficking dan kecelakaan kerja. “Faktanya perempuan pekerja migran rentan kekerasan & kecelakaan kerja sehingga mereka bisa terdampak disabilitas dan ini tidak di-cover sehingga mereka sangat rentan,” ungkap Mike. Menurutnya saat ini pemenuhan kebutuhan kesehatan, sosial, dan ekonomi masih sulit dan sangat berbelit-belit. (H-3)

Baca Juga

DOK Kanal Saung Edukasi di Youtube.

Mempelajari Konsep dan Desain Alur Multimedia Interaktif

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 20:57 WIB
Pelajaran Desain Media Interaktif pada SMK Jurusan Multimedia Kelas 12 mempelajari konsep multimedia interaktif di Bab 1. Pada Bab 2...
dok.KBRI Laos

Mahasiswa UI Kolaborasi dengan Empat Warga Laos Membawakan Tarian Betawi di Laos

👤Selamat Saragih 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 20:49 WIB
KOMITMEN Kenalkan Budaya Nusantara, Mahasiswa UI berkolaborasi dengan empat warga Laos membawakan tarian Betawi di...
Antara

Menkes Minta Layanan Kesehatan Prioritaskan Produk Lokal

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 20:17 WIB
Langkah tersebut sebagai upaya meningkatkan perekonomian nasional. Sekaligus, mendorong ketahanan sistem kesehatan yang merupakan pilar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya