Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 berpengaruh pada berbagai aspek, salah satu yang paling terdampak ialah sektor pariwisata. Untuk mejawab tantangan pariwisata pascapandemi, peneliti muda yang mengikuti Pekan Pemuda Inovasi dan Riset Nasional (PIRN) XX di Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan penelitian terkait dengan potensi pengembangan wisata di NTB agar bisa pulih.
"Jadi seperti di Gili Trawangan itu kan ada potensi pariwisata yang luar biasa, seperti menggerakkan penyewaan sepeda untuk wisatawan atau homestay. Itu para peserta teliti sebelum dan sesudah pandemi covid-19 kondisinya seperti apa," kata Koordinator Pembinaan Talenta Muda Riset dan Inovasi BRIN Yutainten di Mataram, NTB, Rabu (13/7).
Baca juga: 6 Kloter Jemaah Haji Pulang ke Tanah Air 15 Juli
Adapun, penelitian dilakukan di Gili Trawangan, Gili Indah dan Gili Meno. Para peneliti muda yang terdiri dari siswa SMP, SMA dan kelompok guru melakukan riset dan pendataan secara langsung ke tiga Gili pada Rabu (13/7). Diharapkan, nantinya hasil penelitian dapat memberikan masukan bagi pelaku usaha pariwisata maupun pemerintah daerah untuk kemajuan pariwisata NTB.
"Jadi pada saat pandemi ini kan tiga lokasi Gili kondisinya mati. Jadi kalau bisa diteliti, dikaji atau kita dapat mengetahui potensi, itu diharapkan bisa memajukan industri pariwisata," beber dia.
Selain melakukan kajian ekonomi, peserta PIRN XX juga meneliti berbagai masalah dan potensi sumber daya alam di tiga Gili tersebut. Penelitian yang dilakukan diantaranya pemanfaatan konservasi air, penelitian kualitas air dan potensi biota laut.
Nantinya, Yutainten berharap penelitian itu tidak hanya sebatas tertuang dalam secarik kertas. Ia berharap pemerintah daerah maupun kominitas dapat menindaklanjuti penelitian tersebut untuk kemudian menjadi input bagi pembuatan regulasi daerah atau menjadi panduan untuk kegiatan masyarakat produktif.
"Laporan penelitian itu akan menjadi basic yang kami kembalikan ke pemda dan komunitas yang terlibat sebagai narasumber untuk dipelajari atau direview kembali, apa itu bermanfaat bagi mereka. Kami harap program ini memang tidak berhenti setelah selesai penelitian," pungkas dia.
Pada kesempatan tersebut, Peneliti Ahli Utama BRIN yang juga sebagai instruktur penelitian dalam Pekan PIRN XX Dede Heri Yuli Yanto mengungkapkan, acara tersebut diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang andal dalam melakukan riset. Pasalnya, permasalahan yang banyak ditemui ialah banyak peneliti muda yang melakukan penelitian dengan ide yang tidak orisinil.
"Padahal, orisinalitas itu yang kita cari. Ide orisinil yang sifatnya nasional, ya. Bukan dalam lingkup sekolah. Di sini kita membentuk pola pikir mereka agar dapat melakukan riset dengan baik," ucap Dede. (OL-6)
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Data BPS mencatat lebih dari 300.000 wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Tiongkok pada Semester I-2025, menyumbang sekitar 5,6% dari total perjalanan luar negeri WNI.
tenggelamnya kapal Putri Sakinah di Labuan Bajo, dinilai cerminan lemahnya tata kelola pelayanan publik di sektor keselamatan transportasi laut khususnya pariwisata
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved